BGN Ungkap Monopoli SPPG di Solo Raya, Nanik S. Deyang: Ada yang Langgar Juknis

disway.id
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Pihak Badan Gizi Nasional (BGN) ungkap monopoli SPPG di Solo Raya hingga adanya yang terindikasi langgar Juknis atau Petunjuk Teknis.

Penemuan monopoli ini setelah pihak SPPG melakukan evaluasi terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Solo Raya.

Dalam evaluasi tersebut, terungkap banyaknya ketidaksesuaian dalam aspek manajerial maupun fasilitas dapur yang berpotensi mempengaruhi kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Adapun evaluasi ini dilakukan oleh Nanik S. Deyang selaku Wakil Kepala BGN dengan mengumpulkan Kepala SPPG, Pengawas Keuangan, dan Pengawas Gizi dari wilayah Solo Raya.

BACA JUGA:BGN Pecat Oknum SPPG dengan Tidak Hormat Terduga Kasus Pencabulan Anak

BACA JUGA:Apakah Karyawan dan Relawan SPPG MBG Dapat THR 2026? Besaran ASN Naik 10 Persen

Adapun pihak-pihak dari Solo Raya ini meliputi Kota Solo, Kabupaten Sragen, Karanganyar, dan Boyolali.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh unsur pelaksana diminta menyampaikan laporan kondisi riil operasional SPPG di lapangan.

Dari laporan yang dihimpun oleh Kepala Regional Jawa Tengah bersama para Koordinator Wilayah, BGN menemukan sejumlah persoalan yang perlu segera dibenahi.

Salah satu temuan utama adalah masih terbatasnya jumlah pemasok bahan pangan di sejumlah SPPG.

Dalam temuan tersebut, sekitar 80 SPPG di wilayah Solo Raya masih menggunakan hanya 1 hingga 5 suplier bahan pangan.

Hal ini dinilai berpotensi menimbulkan ketergantungan terhadap mitra tertentu sehingga perlu dilakukan pembenahan dalam tata kelola pemasok agar lebih terbuka dan kompetitif.

BACA JUGA:Bupati Rudy Susmanto dan Kapolres Bogor Resmikan SPPG ke-9 di Cibungbulang, Target 35.000 Lapangan Kerja Baru!

BACA JUGA:Kantin Sekolah Bakal Ikut Pasok MBG, Nanik Sudaryati Deyang: Akan Libatkan Pengawas Gizi SPPG

Tidak hanya itu, BGN juga menemukan beberapa dapur SPPG yang belum memiliki fasilitas pendukung memadai seperti kamar atau mess bagi petugas, perlengkapan dapur yang belum lengkap, serta pembangunan dapur yang belum sepenuhnya mengikuti petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Anjlok Lebih dari 4 Persen Dipicu Eskalasi Konflik AS-Israel dengan Iran dan Lonjakan Harga Minyak Dunia
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Hari Musik Nasional, Akademisi UGM Ingatkan Ancaman AI dan Masalah Royalti Musisi-Pencipta Lagu
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Mojtaba Khamenei Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Cek Agenda Kenegaraan Besok, Nuzulul Qur'an di Istana Merdeka Bersama Quraish Shihab
• 38 menit lalusuara.com
thumb
Underpass Mampang Prapatan Sudah Bisa Dilalui Kendaraan setelah Banjir
• 21 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.