tvOnenews.com - Kabar kurang baik datang untuk Timnas Indonesia setelah winger muda Miliano Jonathans mengalami cedera saat membela Excelsior Rotterdam dalam lanjutan Eredivisie, Minggu (8/3) dini hari WIB.
Pemain berdarah Depok tersebut harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah terlibat benturan keras dengan bek SC Heerenveen, Hristiyan Petrov, pada menit-menit akhir pertandingan.
Insiden itu terjadi sekitar sepuluh menit sebelum laga berakhir. Saat mencoba merebut bola, Jonathans terjatuh usai duel dengan Petrov dan langsung memegangi lututnya sambil meringis kesakitan.
- Instagram @532id
Tim medis Excelsior kemudian masuk ke lapangan untuk memberikan perawatan.
Setelah beberapa saat mendapatkan penanganan, Jonathans akhirnya harus ditandu keluar lapangan. Ia bahkan terlihat menangis karena menahan rasa sakit.
Kondisi tersebut langsung memicu kekhawatiran di kubu Excelsior. Apalagi sang pemain diketahui pernah mengalami cedera lutut serius beberapa tahun lalu.
Gelandang Excelsior, Irakli Yegoian, mengaku cemas melihat kondisi rekan setimnya itu setelah insiden tersebut.
“Kelihatannya tidak bagus jika melihat situasinya sekarang,” kata Yegoian kepada ESPN.
Ia berharap cedera yang dialami Jonathans tidak terlalu parah.
“Saya benar-benar berharap tidak terlalu serius, karena hal seperti ini tidak pantas dialami siapa pun, terutama dia,” lanjutnya.
Pelatih Excelsior, Ruben den Uil, juga menyampaikan keprihatinannya. Menurutnya, Jonathans terlihat sangat terpukul setelah mengalami cedera tersebut.
“Ia terlihat sangat sedih,” ujar Den Uil.
Media Belanda Voetbal Primeur juga melaporkan bahwa cedera yang dialami pemain sayap tersebut tampak cukup mengkhawatirkan.
Timnas Indonesia Berpotensi Kehilangan Opsi di Lini Serang
- Excelsior
Cedera yang dialami Jonathans tentu menjadi perhatian bagi Timnas Indonesia, terutama karena skuad Garuda akan menghadapi agenda internasional di FIFA Series 2026 di bawah arahan pelatih anyar, John Herdman.
Jika kondisinya membutuhkan waktu pemulihan cukup lama, Timnas Indonesia berpotensi kehilangan salah satu pemain sayap yang memiliki kecepatan dan kemampuan penetrasi di sisi lapangan.
Jonathans dikenal sebagai winger yang agresif dalam menyerang. Kecepatan dan kemampuannya dalam membuka ruang kerap membantu timnya menciptakan peluang dari sisi sayap.




