JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengungkapkan korban jiwa akibat longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026) lalu, bertambah menjadi 6 orang.
Desiana mengatakan, pada hari pencarian kedua, Senin (9/3/2026), tim SAR menemukan dua korban meninggal dunia.
"Pukul 12.05 WIB satu korban atas nama Jussova Situmorang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Desiana, Senin, seperti diberitakan Antara.
Tim SAR kembali menemukan korban meninggal pada pukul 17.50 WIB, atas nama Hardianto.
"Keduanya langsung dibawa menuju RS Polri Kramat Jati untuk proses identifIkasi," jelasnya.
Baca Juga: Pramono sebut Longsor Sampah di Bantargebang karena Curah Hujan Tinggi
Berdasarkan data yang dilansir Antara dan laporan jurnalis KompasTV, Edwin Zhan dan Denny Yosua, berikut data korban longsor di Bantargebang.
Jumlah korban terdata sebanyak 13 orang, terdiri dari korban selamat, meninggal dunia, dan korban yang masih dalam pencarian.
1. Budiman (L), sopir truk
2. Johan (L), sopir truk
3. Sarifudin (L), sopir truk
4. Slamet (L), sopir dump truck
5. Ato (L), warga
6. Dofir (L), warga
1. Enda Widayanti (P), pemilik warung
2. Sumine (P), pemilik warung
3. Dedi Sutrisno (L), sopir truk
4. Irwan Supriatin (L), sopir truk
5. Jussova Situmorang (P)
6. Hardianto (L), sopir truk
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV, Antara
- tpst bantargebang
- bantargebang
- longsor tpst bantargebang
- longsor bantargebang
- korban longsor bantargebang
- bantargebang longsor





