Kapal Musaffah 2 Meledak di Selat Hormuz, Keluarga Kapten Miswar Ungkap Komunikasi Terakhir

kompas.tv
1 hari lalu
Cover Berita
Keluarga Kapten Miswar, Sumarlin Ahmad, memberi keterangan mengenai anggota keluarganya yang dilaporkan hilang di Selat Hormuz, dalam program Kompas Petang KompasTV, Minggu (8/3/2026). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kapal tunda atau tugboat berbendera Uni Emirat Arab (UEA), Musaffah 2, yang membawa empat anak buah kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) meledak di Selat Hormuz, Jumat (6/3/2026).

Warga asal Luwu, Sulawesi Selatan, Miswar Maturusi, yang bekerja sebagai kapten kapal Musaffah 2, dilaporkan hilang usai kapal tersebut meledak di Selat Hormuz.

Keluarga Kapten Miswar, Sumarlin Ahmad, mengatakan belum ada perkembangan mengenai pencarian anggota keluarganya yang hilang itu. Ia mengaku terakhir mendapat informasi dari rekan korban yang menyebut proses pencarian masih berlangsung pada Minggu (8/3/2026) pagi ini. 

Ia juga mengaku belum ada komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri. Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi atau Konsulat jenderal Republik Indonesia (KJRI) Dubai, kata dia, juga belum memberikan informasi. 

Namun, ia mengatakan sempat dihubungi pihak KBRI di Oman. 

"Kemarin sore itu kami dapat telepon, istrinya dapat telepon dari Kedubes Oman, meminta alamat lengkap dan nama lengkap istrinya guna untuk memberikan update informasi terbaru, cuma sebatas itu yang kami terima informasinya," kata Sumarlin dalam program Kompas Petang KompasTV, Minggu (8/3/2026).

Baca Juga: Dubes RI untuk UEA Ungkap Kronologi Kapal Tugboat yang Bawa 4 WNI Meledak di Selat Hormuz

Ia mengungkapkan istri Miswar sempat berkomunikasi dengan suaminya pada Rabu (4/3/2026). Sang istri kemudian kembali mengirim pesan pada Kamis (5/3/2026), namun tidak dibalas. 

"Istrinya chat hari Kamis (5/3) sekitar jam 1 WITA, sempat dibaca, centang biru pesannya, cuma nggak sempat dibalas," ungkapnya. 

Sumarlin mengatakan informasi mengenai insiden ledakan itu diperoleh dari rekan kerja Miswar. Ia juga mengaku selama ini pihak keluarga berkomunikasi dengan rekan kerja Miswar yang bernama Ismail untuk menanyakan perkembangan informasi. 

Terkait kejadian ini, ia berharap pemerintah Indonesia membantu pencarian Miswar. Ia mengaku juga belum mendapat pernyataan resmi dari pihak perusahaan.

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kapal meledak di selat hormuz
  • musaffah 2
  • selat hormuz
  • wni hilang di selat hormuz
  • Miswar Maturusi
  • kapten Miswar
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tidak Ada Pemangkasan Anggaran Pendidikan di APBN 2026 Untuk Program MBG
• 14 jam laludetik.com
thumb
Arus mudik H-11 Lebaran di Situbondo naik 60 persen
• 1 menit laluantaranews.com
thumb
Alasan Chat Keji Anwar Satibi ke Ibu Kandung Nizam Syafei Terungkap, Kuasa Hukum: Tak Diberi Pinjaman
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Hujan Lebat Landa Kaltim 9-11 Maret, BMKG Imbau Warga Bantaran Sungai Waspada
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Persib Bandung Pesta Gol ke Gawang Persik Kediri, Skor Akhir 3-0
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.