Polda Banten Evakuasi Balita dari Banjir di Cibeber Kota Cilegon

detik.com
19 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Polda Banten menyampaikan beberapa daerah di Cibeber, Kota Cilegon, masih dilanda banjir. Polisi pun mengevakuasi warga terdampak, termasuk balita dari lokasi banjir tersebut.

Polda Banten menyampaikan banjir di Cilegon terjadi sejak Sabtu (7/3) malam hingga saat ini. Polisi pun harus mengevakuasi warga terdampak karena banjir yang mencapai 70 cm saat itu.

Dari foto yang dikirim Polda Banten, terlihat salah seorang polisi berjalan menembus banjir untuk mengevakuasi balita pada Sabtu malam. Anak tersebut terlihat menangis saat dievakuasi dengan ember mandi.

Baca juga: Diguyur Hujan Semalaman, Cibeber Cilegon Dilanda Banjir 1,5 Meter

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Hutapea, menerangkan polisi bersama petugas lain berada di lokasi untuk membantu masyarakat. Dengan dibantu perahu karet dan peralatan lain, petugas mengevakuasi warga.

"Personel Polda Banten bersama Polres Cilegon turun ke lokasi untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. Personel melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan bantuan serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak," kata Maruli, Minggu (8/3/2026).

Polisi pun memantau sejumlah titik guna memastikan kondisi air surut. Per pukul 14.00 WIB, sudah ada beberapa wilayah yang terpantau surut.

"Berdasarkan data di lapangan, beberapa titik yang sempat terdampak banjir di antaranya di Link Sambirata RT 05 RW 05, Kelurahan Cibeber dengan ketinggian air awal mencapai 70 cm. Namun saat ini debit air telah mengalami penurunan dan tersisa sekitar 20 cm," ucapnya.

Di wilayah PCI Blok D, ketinggian air sempat mencapai 60 cm, namun kini telah surut total. Sementara itu, di Perumahan Praja Mandiri, ketinggian air sempat mencapai 30 cm, namun saat ini sudah surut.

Baca juga: Pemprov Banten Target Perbaiki 300 Km Jalan Desa Rusak Selama 5 Tahun

Selain itu, di Cibeber Barat RW 01 dan RW 02, air sempat menggenang setinggi 20 sentimeter, namun kini telah surut.

Polda Banten memastikan layanan Call Center 110 tetap siaga 24 jam sebagai sarana pengaduan cepat masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam maupun situasi darurat lainnya.

"Polda Banten berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat dan responsif kepada masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti secara profesional dan terkoordinasi," katanya.




(aik/fca)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinergi BRI Finance dan Kejari Depok, Dorong Penegakan Hukum dan Stabilitas Sektor Pembiayaan
• 10 jam lalumediaapakabar.com
thumb
LSAK Dorong Komisi Yudisial Awasi Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas di PN Jakarta Selatan
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Cuma Hari Ini! TV 75 Inci, Kulkas hingga AC Diskon Besar di Transmart
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Lyon vs Paris FC, Penalti Larut Corentin Tolisso Selamatkan Les Gones dari Kekalahan
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Flash Sale Tiket Mudik KAI 2026 Dibuka Hari ini Pukul 16.30 WIB, Tiket Dijual Mulai Rp150 Ribu!
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.