DRAMA terjadi di Stadion Groupama saat Lyon menjamu Paris FC dalam laga lanjutan Ligue 1, Senin (9/3) dini hari WIB. Penalti larut yang dieksekusi dengan dingin oleh Corentin Tolisso berhasil membatalkan kemenangan di depan mata tim tamu, sekaligus memastikan laga berakhir imbang 1-1.
Hasil ini memperpanjang catatan impresif Lyon yang belum terkalahkan dalam enam laga kandang terakhir mereka di Ligue 1, dengan rincian lima kemenangan dan satu hasil imbang.
Namun, bagi tim asuhan Paulo Fonseca, satu poin ini terasa sangat krusial mengingat mereka hampir saja kehilangan poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
Baca juga : Preview Lyon vs Paris FC: Misi Bangkit Lyon di Groupama Stadium
Dominasi Tanpa Solusi di Babak PertamaSejak peluit pertama dibunyikan, Lyon sebenarnya mengambil inisiatif serangan. Tim tuan rumah mendominasi penguasaan bola dan mengurung pertahanan Paris FC di sebagian besar 45 menit pertama.
Peluang emas sempat lahir melalui sundulan Remi Himbert yang memanfaatkan tendangan bebas Tyler Morton, namun bola masih melenceng meski ia berdiri tanpa kawalan.
Tanner Tessmann juga sempat mencoba peruntungannya melalui tendangan jarak jauh. Sayangnya, upaya tersebut belum cukup untuk menguji ketangguhan kiper veteran Paris FC, Kevin Trapp.
Baca juga : Paris FC vs Lyon: Paris FC Bangkit Dramatis, Tahan Lyon 3-3 Setelah Tertinggal Tiga Gol
Hingga turun minum, skor kacamata tetap bertahan akibat minimnya kreativitas Lyon dalam membongkar pertahanan rapat tim tamu.
Kejutan Munetsi dan Drama VARMemasuki babak kedua, alur pertandingan berubah. Paris FC tampil lebih berani dan mulai merepotkan barisan pertahanan Lyon. Moses Simon hampir saja membawa timnya unggul setelah menerima umpan terobosan Jonathan Ikone, namun penyelesaian akhirnya masih melebar.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-60. Berawal dari skema sepak pojok, bola liar disambar oleh Rudy Matondo dengan tendangan keras. Kiper Lyon, Dominik Greif, sempat menepis bola tersebut, namun bola justru jatuh ke kaki Marshall Munetsi yang berdiri bebas. Gelandang asal Zimbabwe itu tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menceploskan bola ke gawang yang kosong.
Gol tersebut sempat dianulir oleh hakim garis karena indikasi offside* Namun, setelah peninjauan panjang melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit akhirnya mengesahkan gol tersebut.
Ini merupakan gol ketiga Munetsi dalam tiga pertandingan terakhir, yang sekaligus membuatnya dinobatkan sebagai Man of the Match pada laga ini.
Penyelamatan di Masa Injury TimeTertinggal satu gol membuat Lyon tampil habis-habisan di sisa waktu. Adam Karabec sempat memberikan harapan lewat umpan silang yang disambut Abner Vinicius, namun sundulan sang bek Brasil masih melambung tipis di atas mistar.
Saat laga seolah akan berakhir dengan kemenangan Paris FC, sebuah insiden terjadi di masa injury time. Alimani Gory dianggap melakukan handsball saat mencoba memblok umpan silang Adil Hamdani di dalam kotak terlarang. Setelah kembali berkonsultasi dengan VAR, wasit menunjuk titik putih.
Corentin Tolisso yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kerasnya bersarang di gawang Trapp pada menit ke-90+4, sekaligus menandai keberhasilannya mencetak gol dalam empat laga liga berturut-turut.
Posisi di KlasemenTambahan satu poin ini membuat Lyon kini mengoleksi poin yang sama dengan Marseille di posisi ketiga klasemen sementara Ligue 1.
Di sisi lain, meski gagal mengamankan poin penuh, Paris FC tetap mencatatkan tren positif dengan tidak terkalahkan dalam empat laga tandang terakhir mereka.
Paris FC menduduki peringkat 13 klasemen Ligue 1 dengan raihan 27 poin. (Z-1)





