Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Presiden Prabowo Subianto menjalani rangkaian agenda penting sepanjang pekan pertama Maret 2026, mulai dari penghormatan kepada tokoh bangsa, kebijakan ekonomi menjelang Idulfitri, hingga pembahasan isu energi dan perdamaian dunia.
Dalam catatan sepekan yang disampaikan melalui akun Sekretariat Kabinet, Presiden menegaskan komitmen menjaga negara sekaligus memberantas korupsi.
“Kita harus menjaga republik ini, kita harus menjaga kekayaan bangsa kita, kita harus berani memberantas korupsi dari bumi Indonesia,” sebut Presiden Prabowo Subianto dalam catatan sepekan yang dirilis Minggu, 8 Maret 2026.
Presiden Prabowo memimpin langsung upacara pemakaman Wakil Presiden ke-6 RI Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.
Try Sutrisno yang menjabat Wakil Presiden pada periode 1993–1998 meninggal dunia pada usia 90 tahun di RSPAD Gatot Soebroto pada hari yang sama pukul 06.58 WIB. Almarhum dikenal sebagai prajurit sekaligus negarawan yang sepanjang hidup mengabdikan diri kepada bangsa dan negara dengan menjunjung kedisiplinan, kesederhanaan, serta loyalitas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah mengumumkan paket stimulus ekonomi pada Selasa, 3 Maret 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2026.
Kebijakan tersebut meliputi pembayaran Tunjangan Hari Raya bagi aparatur sipil negara, TNI, Polri, dan pensiunan secara penuh dengan total anggaran Rp55 triliun bagi sekitar 10,5 juta penerima.
Selain itu, perusahaan swasta juga diwajibkan membayar THR penuh kepada sekitar 26,5 juta pekerja dengan estimasi anggaran Rp124 triliun. Pemerintah bersama perusahaan aplikator juga menetapkan kebijakan bonus hari raya bagi sekitar 850 ribu pengemudi ojek daring dan kurir dengan total nilai sekitar Rp220 miliar.
Masih pada Selasa, 3 Maret 2026, Presiden menggelar dialog nasional bersama sejumlah tokoh bangsa di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan dihadiri mantan presiden, wakil presiden, menteri luar negeri, serta pimpinan partai politik.
Beberapa tokoh yang hadir antara lain Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin. Diskusi tersebut membahas berbagai isu strategis nasional dan global sekaligus memperkuat kesinambungan kepemimpinan bangsa.
Rabu, 4 Maret 2026, Presiden menerima Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Istana Merdeka. Pertemuan membahas kesiapan pasokan bahan bakar minyak serta ketersediaan pangan menjelang Lebaran.
Cadangan BBM nasional dilaporkan berada pada kondisi aman bahkan melampaui standar minimal cadangan nasional. Presiden juga memerintahkan pembangunan fasilitas penyimpanan energi tambahan guna memperkuat ketahanan energi nasional. Di sektor pangan, stok dinilai cukup dengan harga yang tetap terkendali.
Presiden Prabowo juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang gugur dalam serangan militer pada awal Maret 2026.
Surat resmi berisi ucapan duka disampaikan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian melalui Menteri Luar Negeri Sugiono dan diteruskan kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Pada Kamis, 5 Maret 2026, Presiden memimpin rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih mengenai percepatan transisi energi nasional.
Langkah yang dibahas meliputi pembangunan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 100 gigawatt, konversi kompor berbahan bakar gas menuju kompor listrik, serta peralihan kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik. Presiden juga mendorong perguruan tinggi terlibat aktif dalam pengembangan energi baru dan terbarukan, termasuk teknologi solar cell dan pembangkit listrik tenaga surya.
Silaturahmi dengan Ulama dan Tokoh Ormas Islam
Pada Kamis malam, Presiden menggelar silaturahmi dengan sekitar 160 ulama dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam. Pertemuan yang berlangsung selama tiga jam diisi diskusi mengenai isu strategis nasional dan global.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden menegaskan komitmen mendorong perdamaian di Timur Tengah serta terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Presiden juga menjelaskan proses panjang keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace serta komunikasi dengan sejumlah pemimpin negara mayoritas Muslim dan kawasan Timur Tengah.
Presiden mengajak masyarakat memaknai momentum Ramadan sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan menghadirkan kebaikan bagi bangsa.
“Mari jadikan kesejukan bulan suci ini sebagai energi untuk menghadirkan kebaikan bagi bangsa.”
Editor: Redaktur TVRINews





