Pramono Anung Ingin Hidupkan Kembali MTQ Secara Berjenjang

metrotvnews.com
16 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ingin menghidupkan kembali ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) secara berjenjang, dimulai dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri acara peringatan Nuzulul Quran dan buka puasa bersama di Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat Forum Ulama Habaib (DPP FUHAB), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Saya ingin MTQ tidak lagi langsung dimulai di tingkat provinsi. Kita mulai dari tingkat RT dan RW, lalu kelurahan, kecamatan, kota atau kabupaten, hingga akhirnya ke tingkat provinsi," kata Pramono, Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu, 8 Maret 2026.

Pram percaya jika hal tersebut dilakukan, semakin banyak anak-anak yang terdorong untuk belajar membaca Al-Qur’an dengan baik.

Selain MTQ, Pram ingin mengadakan berbagai lomba bernuansa keagamaan, seperti tabuh bedug, agar menjadi ajang istimewa bagi masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat kebersamaan sekaligus memakmurkan masjid.

“Tujuannya agar semakin banyak orang memakmurkan masjid. Saya berharap MTQ, lomba tabuh bedug, dan kegiatan lainnya dapat mempererat silaturahmi serta menjaga syiar agama kita,” ungkap dia.

Pramono menyampaikan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Haul Ulama Betawi di kawasan Monumen Nasional (Monas) sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah berkontribusi bagi kehidupan masyarakat Jakarta.

“Kita akan adakan di Monas. Saya berharap kegiatan ini semakin memperkuat kehidupan kerukunan, keberagaman, dan keagamaan di Jakarta. Nilai rahmatan lil ‘alamin tidak hanya diucapkan, tetapi benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari,” ujar dia.


Ilustrasi Al-Quran. dok: pexels

Baca Juga:  Kisah Nadia Zahra, Penghafal 30 Juz Al-Qur'an Sejak Usia 5 Tahun

Pram juga menekankan pentingnya peran ulama dan habaib dalam pembangunan Jakarta, utamanya untuk memperkuat persatuan umat di tengah keberagaman masyarakat di Ibu Kota.

“Kita mengetahui peran ulama dan habaib sangat penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat persatuan umat, serta menumbuhkan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. Ini merupakan modal penting dalam membangun Jakarta,” ujar dia.

Pram menyampaikan salah satu keistimewaan bulan suci Ramadan, yakni adanya peringatan Nuzulul Quran. Dia berharap momentum tersebut menjadi refleksi bagi umat Islam untuk semakin mencintai Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Al-Qur’an bukan hanya menjadi kitab suci umat Islam, tetapi juga menjadi petunjuk dan pedoman hidup bagi umat manusia,” tutur dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jakpro Beri Sinyal LRT Jakarta Fase 1B Segera Beroperasi, Catat Tanggalnya
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
AAUI: Standar RBC Baru Bisa Perkuat Ketahanan Industri Asuransi
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini Senin 9 Maret 2026 untuk Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Beijing: arah hubungan China-Jepang tergantung pada Tokyo
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Kecerdasan yang Dimiliki Pisces
• 6 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.