BEKASI, KOMPAS.com - Sejumlah warga masih tertimbun longsoran sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, hingga Minggu (8/3/2026) malam.
Akibat kejadian tersebut, 10 orang menjadi korban, terdiri dari lima sopir truk sampah serta lima warga dan pemulung.
Anggota rescue Damkar Kota Bekasi, Eko Uban mengatakan, lima orang diduga masih tertimbun longsoran sampah.
"Dua orang (sopir) masih tahap pencarian dan tiga warga masih tahap pencarian," ujar Eko saat dikonfirmasi, Minggu.
Berdasarkan data sementara, peristiwa longsor tersebut menimbulkan korban jiwa dan luka.
Sejauh ini, tiga orang ditemukan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya selamat dan telah dirawat.
Longsoran sampah tersebut juga menimpa sejumlah kendaraan serta satu warung di sekitar lokasi.
"Masyarakat yang ada di warung juga ikut tertumpuk longsoran sampah,” kata dia.
Sedikitnya lima kendaraan terdampak dalam peristiwa tersebut.
Dua kendaraan telah dievakuasi, satu kendaraan selamat, sementara dua kendaraan lainnya masih tertimbun material sampah.
Baca juga: 3 Orang Tewas Tertimbun Longsoran Gunung Sampah Bantargebang
Detik-detik longsor
Gunungan sampah di TPST longsor saat sejumlah truk sampah tengah mengantre untuk membuang muatan di area pembuangan.
“Pada saat truk sampah antre mau buang sampah sekitar pukul 14.30 WIB, tiba-tiba tumpukan sampah longsor sehingga sopir yang antre untuk buang sampah tertimbun longsoran sampah," ujar Eko
Dalam peristiwa tersebut, satu warung dan lima kendaraan juga terdampak longsoran sampah.
Hingga Minggu malam, proses pencarian korban yang diduga masih tertimbun longsoran sampah masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang