Pantau - Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang melakukan pencarian terhadap sembilan anak buah kapal yang hilang setelah kapal KM Makmur Jaya terbalik di perairan Pulau Merapas Kabupaten Bintan Kepulauan Riau.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan kapal tersebut membawa 29 orang saat insiden terjadi.
Informasi kecelakaan kapal diterima dari agen kapal bernama Lago pada Minggu pukul 21.05 WIB.
Fazzli menjelaskan lokasi kejadian berada pada koordinat 01 derajat 00.584 menit LU dan 105 derajat 19.255 menit BT.
Lokasi tersebut berjarak sekitar 90 mil laut dari Dermaga Sekupang Batam.
Kapal Terbalik Setelah Dihantam Gelombang TinggiKronologi kejadian bermula ketika KM Makmur Jaya berangkat dari Kampung Bugis Tanjungpinang menuju Pulau Pengibu pada Sabtu pukul 14.00 WIB.
Pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB kapal dihantam gelombang tinggi.
Gelombang tersebut menyebabkan kapal miring dan akhirnya terbalik di perairan Pulau Merapas.
Dalam situasi darurat sebanyak 20 anak buah kapal berusaha menyelamatkan diri dengan bertahan di atas badan kapal yang telah terbalik.
Sementara sembilan anak buah kapal lainnya naik ke sekoci penyelamat.
Namun sekoci tersebut kemudian terpisah dari kapal utama.
Sebanyak 20 anak buah kapal yang bertahan di badan kapal berhasil dievakuasi oleh kapal KM Sinar Abadi yang melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 11.00 WIB.
Para korban selamat kemudian dibawa ke Pelabuhan Kijang Kabupaten Bintan untuk diserahkan kepada pihak agen kapal.
Tim SAR Lakukan Pencarian IntensifFazzli mengatakan saat ini 20 korban yang selamat masih dalam tahap penggalian informasi terkait kejadian tersebut.
Sementara sembilan anak buah kapal yang berada di sekoci penyelamat masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim SAR.
Tim Rescue Pos SAR Batam bersama kru KN SAR Purworejo 101 yang berjumlah 22 personel telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Operasi pencarian juga melibatkan unsur SAR gabungan dari Pos AL Kijang, Polsek Bintan Timur, BPBD Bintan, Polairud Bintan, serta Pos AL Berakit.
Fazzli mengatakan tim diperkirakan tiba di area pencarian pada Senin pukul 06.30 WIB untuk melakukan penyisiran intensif.




