Hanya Dua Negara Ini yang Selamat, Jika Perang Nuklir Iran vs AS-Israel Meletus

viva.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden Israel, Isaac Herzog belum lama ini mengungkap alasan negaranya dan Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Iran sejak akhir Februari 2026 lalu. Dijelaskan Herzog, serangan tersebut dilancarkan lantaran adanya kekhawatiran bahwa Iran akan memperluas persenjataannya.

Herzog juga menyakini, bahwa Iran memiliki rencana rahasia terbaru untuk mengembangkan senjata nuklir. Bahkan diakuinya intelijen Israel telah mengetahui kalau Iran ingin menambah jumlah rudal jarak jauh mereka dari 2.000 mejadi 20.000.

Baca Juga :
Donald Trump 'Murka' Tau Rusia Bantu Iran Lawan AS-Israel
Jadi Target Israel, Putra Ali Khamenei DikabarkanTerluka, Begini Kondisi Terkininya

“Ketika Anda tahu bahwa mereka telah menginvestasikan seluruh sumber daya dan uang negaranya untuk menciptakan kekacauan di Timur Tengah, sementara Anda berusaha menjalin perdamaian dengan negara-negara Muslim dan Anda tahu mereka punya rencana rahasia baru untuk buru-buru membuat bom, maka Anda harus mengambil tindakan,” kata Herzog dalam wawancara eksklusifnya dengan CBS News baru-baru ini.

Ketakutan akan senjata nuklir milik Iran inilah yang menjadi dalang dibalik serangan tersebut. Lantas seberapa bahaya senjata nuklir yang dimiliki Iran? Dalam sebuah penelitian yang telah melalui proses penelaahan ilmiah dan dipublikasikan di jurnal Nature menunjukkan bahkan perang nuklir yang tergolong “kecil” sekalipun berpotensi menewaskan miliaran manusia.

Hal ini terjadi karena ledakan nuklir akan mengirimkan sejumlah besar jelaga ke atmosfer, menghalangi sinar matahari, dan memicu apa yang disebut sebagai “musim dingin nuklir” yang menyelimuti seluruh Bumi. Kondisi tersebut akan mengacaukan sistem pertanian global dan memicu kelaparan massal.

Pakar skenario kiamat nuklir Annie Jacobsen, yang juga penulis buku Nuclear War: A Scenario, menelaah berbagai penelitian ilmiah serta pendapat para ahli pertahanan untuk menggambarkan apa yang akan terjadi jika negara-negara besar mulai meluncurkan sekitar 12.000 senjata nuklir yang saat ini tersimpan di berbagai persenjataan dunia.

“Ratusan juta orang akan tewas seketika dalam bola-bola api dari ledakan nuklir, itu sudah pasti,” jelas jurnalis investigatif tersebut dalam podcast The Diary Of A CEO yang dipandu Steven Bartlett.

Namun kehancuran terbesar justru dialami oleh mereka yang selamat dari ledakan awal dan dampak radiasi yang menyusul. Jacobsen memperkirakan setelah peristiwa tersebut mungkin masih ada sekitar tiga miliar orang yang hidup, tetapi kehidupan mereka akan berubah total dan tidak lagi seperti yang kita kenal sekarang.

Baca Juga :
IRGC: Iran Punya Kemampuan Perang Selama 6 Bulan
Israel Luncurkan Gelombang Serangan Udara ke Iran, Targetkan Infrastruktur Militer
Ketua Parlemen Iran: Selama Ada Pangkalan AS, Timur Tengah Tak Akan Damai

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pandji Pragiwaksono Diperiksa Lagi Hari Ini Terkait Dugaan Penghinaan Suku Toraja
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Prabowo Resmikan 218 Jembatan di Seluruh RI, Dibangun Hanya 2,5 Bulan
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Rusia Ajukan Rancangan Resolusi Dewan Keamanan PBB untuk Dorong Gencatan Senjata di Timur Tengah
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Lay Zhang Sampaikan Duka untuk Vidi Aldiano: Kebaikan dan Bakatmu Akan Selalu Diingat
• 14 jam lalugrid.id
thumb
HMI Bulukumba Desak Audit Ketenagakerjaan Paduppa, Pengawas Depnaker Jadwalkan Pengambilan Keterangan
• 6 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.