Menag Ingin RI Jadi Pusat Studi Al-Quran Dunia, Tidak Hanya di Timur Tengah

idxchannel.com
17 jam lalu
Cover Berita

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat utama studi Al-Quran di tingkat global.

Menag Ingin RI Jadi Pusat Studi Al-Quran Dunia, Tidak Hanya di Timur Tengah. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat utama studi Al-Quran di tingkat global.

Hal tersebut disampaikan dalam acara 'Laporan 2025 & Rencana Kerja 2026: Kiprah Kader Mufasir PSQ Menyebarkan Harmoni di Indonesia' yang dihadiri pendiri PSQ, Quraish Shihab.

Baca Juga:
Bertemu Prabowo, Menag Laporkan Persiapan Hari Nyepi Bersamaan dengan Malam Takbiran

Menag menyoroti urgensi memperkuat kelembagaan dan eksistensi Pusat Studi Al-Quran (PSQ) ke depan. Dia memandang Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi rujukan bagi pelajar internasional yang ingin mendalami Al-Quran, sehingga pusat studi tidak lagi hanya terfokus di kawasan Timur Tengah.

“Saya ingin menekankan pentingnya kita mengembalikan dan memperkuat status lingkungan PSQ ke depan dengan hati yang penuh ketulusan. Kita ingin ke depan, Indonesia menjadi salah satu tempat utama untuk belajar Al-Quran,” ujarnya dalam keterangannya, dikutip Senin (9/3/2026).

Baca Juga:
Kemenag Terbitkan Panduan Takbiran di Bali Jika Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi 2026

“Jadi, pusat studi Al-Quran bukan hanya ada di Timur Tengah, tapi juga ada di Indonesia," kata dia.

Baca Juga:
Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah, Catat Jadwalnya

Menurut Menag, cahaya Al-Quran yang dipancarkan dari Indonesia harus memberikan sinar yang lebih terang bagi masa depan peradaban. Dia meyakini karakter pemahaman Al-Quran di Indonesia yang moderat dan harmonis merupakan aset penting yang dibutuhkan oleh dunia internasional saat ini.

Terkait keberlangsungan lembaga dan program kaderisasi mufasir, Menag optimistis persoalan pendanaan dan operasional dapat segera dicarikan solusi yang konkret. Dia menyebut dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, akan menjadi pilar utama dalam menjaga eksistensi program-program tersebut.

“Cahaya Al-Quran di Indonesia harus memancarkan sinar yang lebih terang untuk masa depan. Mumpung Pak Presiden masih bersama kita dan didukung oleh para tokoh-tokoh kita yang lain, saya kira persoalan pendanaan dan keberlanjutan itu insya Allah bisa diselesaikan,” ujar Menag.

Menag juga menekankan pentingnya peran kader mufasir dalam menyebarkan pesan-pesan harmoni di tengah masyarakat plural. Dia berharap para kader PSQ terus konsisten dalam membumikan nilai-nilai Al-Quran yang selaras dengan nilai kebangsaan dan persatuan di Indonesia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Truk Barang Dilarang Melintas di Tol Trans Sumatra Jelang Lebaran, Berlaku Mulai 13 Maret
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Join Main Bareng teman kumparan Padel Club Edisi Ramadan, Ada Banyak Hadiah!
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Kecelakaan Usai Gagal Nyalip Vespa, Pemotor di Bogor Tewas
• 14 jam laludetik.com
thumb
Wang Zhi Yi Juara Tunggal Putri All England 2026 Usai Kalahkan An Se-young
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Isi Pesan Kakorlantas ke Jajarannya Jelang Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
• 3 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.