Di Balik Perintah Siaga 1 TNI Imbas Konflik Timur Tengah

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah membuat pertahanan Indonesia harus ancang-ancang untuk memitigasi dampaknya di dalam negeri. Terbaru, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan perintah siaga tingkat 1 kepada seluruh jajaran TNI dalam menyikapi dinamika global tersebut.

Perintah Panglima itu dikeluarkan melalui surat telegram yang ditujukan kepada jajarannya. Perintah siaga tingkat 1 tersebut guna mengantisipasi perkembangan situasi dalam negeri akibat dampak konflik di kawasan Timur Tengah.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. (Dwi Rahmawati/detikcom)
Baca juga: Nusron Sebut Inisiasi Prabowo Jadi Mediator AS-Iran Didukung Timur Tengah

TNI menyebut langkah ini ditempuh sesuai dengan tugas pokok TNI. Adapun perintah tersebut tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026.

Surat ini diteken Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun pada 1 Maret 2026.

Terdapat tujuh perintah yang ditujukan kepada seluruh jajaran TNI. Berikut ini isinya:

1.⁠ ⁠Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI diminta menyiagakan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Selain itu, mereka juga diperintahkan melakukan patroli di objek vital strategis dan sentra perekonomian.

Patroli itu meliputi bandara, pelabuhan laut maupun sungai, stasiun kereta api, terminal bus, hingga fasilitas penting seperti kantor perusahaan listrik negara.

Baca juga: Timur Tengah Memanas, Pemerintah Tangguhkan Pembahasan BoP

2.⁠ ⁠Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) diperintahkan melaksanakan deteksi dini serta pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam.

3.⁠ ⁠Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI diminta menginstruksikan atase pertahanan RI di negara-negara yang terdampak konflik untuk mendata dan memetakan kondisi warga negara Indonesia (WNI). Selain itu, Bais juga diminta menyiapkan rencana evakuasi jika diperlukan.

Langkah tersebut dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia serta perwakilan diplomatik Indonesia di negara terkait.




(fca/fca)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tragis! Pria yang Jatuh dari Lantai 3 PIM 2 Gak Langsung Tewas, Sempat Kejang-Kejang
• 15 jam laludisway.id
thumb
115 RT dan 16 Jalan di DKI Jakarta Masih Tergenang hingga Minggu sore
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Semangat Ramadhan, UBSI Kampus Fatmawati Tebar Berkah Bagi Warga dan Pejuang Nafkah
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tur Dunia ‘3LOGY’ CNBLUE Mampir  ke Jakarta April 2026, War Tiket Mulai 13 Maret
• 25 menit lalutabloidbintang.com
thumb
KPK Optimistis Hakim Tolak Praperadilan Gus Yaqut
• 15 menit lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.