Banjir 60 Cm Masih Rendam Permukiman Pulo Indah Duri Kosambi

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kawasan Jalan Pulo Indah Raya, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, masih terendam banjir hingga Senin pagi, 9 Maret 2026. Ketinggian air yang mencapai 60 hingga 80 sentimeter (Cm) membuat akses jalan utama sepanjang satu kilometer lumpuh total dan tidak dapat dilintasi kendaraan bermotor.

"Mulai dari Malam minggu (7 Maret 2026) sudah mulai banjir jalanan, mau tengah malam sampai pas mau sahur itu naik terus," ujar salah satu warga terdampak, Zami, 20, di lokasi, dilansir Antara, Senin, 9 Maret 2026.
 

Baca Juga :

Imbas Banjir dan Infrastruktur Rusak, TransJakarta Alihkan 3 Rute Utama

Meski intensitas hujan mulai mereda, air justru terus meninggi akibat luapan kali dan kiriman dari bendungan di sekitar permukiman. Kondisi ini memaksa sejumlah keluarga yang memiliki bayi dan ibu hamil dievakuasi menggunakan perahu karet, sementara warga lainnya memilih bertahan di lantai dua rumah mereka.

Zami mengungkapkan rasa khawatirnya lantaran banjir kali ini merupakan kejadian parah kedua yang terjadi sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, pada akhir Januari lalu, permukiman tersebut sempat terendam banjir hingga ketinggian satu meter.


Petugas BPBD DKI saat mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Jakarta. Foto: ANTARA/HO-BPBD DKI Jakarta.

"Biasanya kalau cuma karena hujan doang cepat surutnya, ini sampai sekarang masih tinggi soalnya banjir kiriman. Capek sih, lebih ke bikin capek karena harus bersih-bersihnya. Udah berkali-kali banjir begini terus," keluh Zami.

Warga setempat kini terpaksa memarkirkan kendaraan mereka di area yang lebih tinggi di ujung permukiman guna menghindari kerusakan mesin. Mereka berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera melakukan langkah konkret untuk membenahi sistem drainase dan tanggul di wilayah tersebut agar permasalahan banjir menahun ini dapat segera tuntas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Duet Zulkifli Syukur dan Ahmad Amiruddin Isi Tim Kepelatihan PSM Makassar: Tomas Trucha Masih Pelatih tapi Nonaktif.
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Vale Kaji Penerbitan Green Bond untuk Dukung Pendanaan Proyek Berkelanjutan
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Trump Larang Pasukan Kurdi Ikut Campur di Perang Iran: Mereka Hanya Akan Memperumit Segalanya
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
BMKG: Bibit Siklon 93S dan 95W Picu Potensi Hujan Lebat Hari Ini
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Adaro Andalan (AADI) Raih Laba USD760,18 Juta pada 2025, Turun 37%
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.