PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengadakan flash sale tiket mudik lebaran tahun ini dengan dengan kuota terbatas melalui aplikasi Access by KAI. Flash sale ini akan dimulai hari ini Senin (9/3) pukul 16.30 WIB hingga 17.30 WIB.
Dalam promo tersebut, KAI menyediakan tarif khusus, di antaranya tiket kereta Panoramic mulai Rp 600.000, kelas eksekutif mulai Rp 300.000, dan kelas ekonomi mulai Rp 150.000 dan berlaku untuk perjalanan kereta pada periode 9 hingga 20 Maret 2026.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan program ini bertujuan untuk memberikan alternatif perjalanan mudik yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Selain flash sale, KAI juga menggelar program Promo Mudik dengan potongan harga hingga 30 persen untuk pembelian tiket pada 9 Maret 2026 untuk perjalanan pada periode yang sama, yakni 9 hingga 20 Maret 2026.
Program ini diadakan seiring dengan pemberian stimulus potongan harga 30 persen untuk tiket kereta api kelas ekonomi komersial oleh masyarakat. Promo ini berlaku pada 14 hingga 29 Maret 2026.
“KAI berharap masyarakat bisa memanfaatkan berbagai promo yang tersedia agar perjalanan mudik menjadi lebih aman, lancar, dan nyaman bersama kereta api,” kata Franoto dalam keterangannya, Senin (9/3).
KAI juga telah menyiapkan sekitar 1,2 juta tempat duduk secara nasional untuk periode mudik Lebaran kali ini, tujuannya agar bisa mengantisipasi lonjakan penumpang.
Di wilayah operasional Daop 1 Jakarta, KAI menyiapkan sekitar 329 ribu kursi untuk masa Angkutan Lebaran, dengan sekitar 77 ribu kursi yang masih tersedia.
Di Daop 1, rata-rata 68 perjalanan kereta jarak jauh reguler setiap hari selama Angkutan Lebaran 2026. Jumlah itu masih ditambah 12 perjalanan kereta tambahan dari Stasiun Gambir, 7 perjalanan tambahan dari Stasiun Pasar Senen, serta 4 perjalanan kereta Motor Gratis.
Kereta favorit dari Stasiun Gambir antara lain KA Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, dan Batavia. Sementara dari Stasiun Pasar Senen di antaranya KA Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta, dan Progo.




