Bahlil Sebut Pesantren Fondasi Nasionalisme dan Pemimpin Bangsa

metrotvnews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menekankan peran krusial pondok pesantren dalam membentuk jiwa nasionalisme sekaligus melahirkan calon pemimpin bangsa. Bahlil menilai pesantren merupakan lembaga pendidikan yang lengkap karena mampu menyelaraskan ajaran agama, ilmu pengetahuan, teknologi, dengan kecintaan terhadap Tanah Air.

“Sangatlah tidak elok kalau kita memisahkan antara pesantren dan negara karena di dalam pesantren mendidik anak-anak kita tahu agama, tahu ilmu pengetahuan, teknologi, tapi juga nasionalisme. Dan ini ada pada pesantren,” ujar Bahlil saat melakukan Safari Ramadan di Pondok Pesantren (Ponpes) Azzainiyyah, Sukabumi, Jawa Barat, dikutip melalui keterangan tertulis, Senin, 9 Maret 2026.
 

Baca Juga :

Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi Meikarta untuk Program 3 Juta Rumah

Dalam kunjungan tersebut, Bahlil yang didampingi jajaran pengurus pusat Partai Golkar seperti Meutya Hafid hingga Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan bahwa eksistensi pesantren sudah teruji jauh sebelum Indonesia merdeka. Menurutnya, pesantren tetap menjadi pilar utama dalam menjaga nilai moral dan mencetak tokoh-tokoh masyarakat yang berintegritas.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bahlil menyatakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menghadirkan program yang menyasar langsung dunia pesantren. Salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang juga akan menjangkau para santri di seluruh pelosok negeri.

“Ini adalah bagian daripada ikhtiar pemerintah di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo, tidak hanya untuk sekolah umum tapi juga diarahkan agar santri-santri di pesantren ikut merasakan manfaatnya,” imbuh Bahlil.


Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Widya Prabowo.

Lebih lanjut, Menteri ESDM ini juga menyoroti akses pendanaan pendidikan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ia bertekad menyuarakan agar santri mendapatkan porsi perhatian yang lebih serius dan khusus dalam skema beasiswa tersebut, mengingat kualitas santri yang dianggap sangat kompetitif.

“Saya pikir ini harus kita lakukan, kita suarakan terus menerus supaya bisa diambil keputusan yang baik, toh mereka juga adalah anak bangsa,” ujar Bahlil.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramadan PNM Ajak Anak Yatim dan Duafa Roleplay Jadi Pemberdaya UMKM
• 11 jam laludetik.com
thumb
Diperiksa Bareskrim, Pandji Dicecar 17 Pertanyaan soal Sidang Adat Toraja
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Menkes: Posko kesehatan di masjid untuk layanan yang efisien
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Tebar Kepedulian di Bulan Suci, Parmusi Sulsel Salurkan Sembako di Masjid Al Irsyad
• 7 jam laluterkini.id
thumb
Pandji Ungkap Isi Pemeriksaan Bareskrim Polri Terkait Sidang Adat Toraja
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.