Bisnis.com, KUNINGAN- Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya menjadi wilayah penopang hijau dalam pengembangan kawasan Rebana Metropolitan di Jawa Barat.
Di tengah ekspansi industri dan investasi di koridor ekonomi tersebut, Kuningan diarahkan menjalankan fungsi konservasi sebagai kawasan penyangga ekologis yang menjaga keseimbangan lingkungan kawasan timur provinsi itu.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyatakan wilayahnya tidak difokuskan sebagai pusat industri seperti daerah lain dalam Rebana, melainkan sebagai kawasan konservasi yang menjaga kelestarian hutan dan sumber air.
Peran ini dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi kawasan tidak mengorbankan daya dukung lingkungan.
Menurutnya, Kuningan memiliki karakter geografis yang berbeda dibanding wilayah lain di Rebana karena sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan hutan dan daerah tangkapan air.
Kondisi tersebut menjadikan daerah ini berfungsi sebagai paru-paru ekologis yang menopang keberlanjutan pembangunan regional.
Baca Juga
- Kinerja APBN Jawa Barat: Belanja Tumbuh Positif di Tengah Kontraksi Pendapatan Daerah
- Indramayu Kuasai Sepertiga Produksi Ikan di Jawa Barat
“Pembangunan boleh tumbuh, tetapi kawasan hutan dan sumber air harus tetap terjaga. Itulah fondasi masa depan Kuningan sekaligus penyangga bagi kawasan Rebana,” ujar Dian, Senin (9/3/2026).
Wilayah hutan di sekitar Gunung Ciremai menjadi salah satu ekosistem penting yang berperan menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan timur Jawa Barat.
Selain menjadi sumber air bagi masyarakat di wilayah Kuningan dan sekitarnya, kawasan tersebut juga memiliki fungsi strategis sebagai penyerap karbon serta penjaga stabilitas ekosistem.
Dalam konteks pengembangan Rebana, pemerintah daerah menilai keberadaan kawasan konservasi menjadi faktor penting untuk mengimbangi pertumbuhan industri di wilayah pesisir utara Jawa Barat. Tanpa pengelolaan lingkungan yang baik, ekspansi industri dikhawatirkan dapat memicu tekanan terhadap sumber daya alam.
Rebana sendiri diproyeksikan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat dengan potensi pengembangan kawasan industri lebih dari 43 ribu hektare. Kawasan ini mencakup sejumlah daerah strategis seperti Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Majalengka, Subang, Indramayu, Sumedang, dan Kuningan.
Pengembangan kawasan tersebut didukung oleh keberadaan infrastruktur strategis nasional, antara lain Pelabuhan Patimban di Subang dan Bandara Internasional Kertajati di Majalengka. Kedua infrastruktur tersebut diproyeksikan memperkuat konektivitas logistik dan meningkatkan daya tarik investasi di kawasan Rebana.
Meski demikian, pemerintah daerah menilai industrialisasi di Rebana harus berjalan seiring dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Dalam skema tersebut, Kuningan berperan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan.
Dian mengatakan, untuk memperkuat fungsi ekologis tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan menempatkan perlindungan kawasan hutan sebagai salah satu prioritas kebijakan daerah.
Langkah yang ditempuh antara lain melalui pengawasan terhadap aktivitas penebangan liar, pencegahan perambahan hutan, serta penguatan pengelolaan kawasan konservasi.
Selain menjaga kawasan hutan, pemerintah daerah juga mendorong pengembangan sektor ekonomi yang ramah lingkungan. Beberapa sektor yang diprioritaskan meliputi agroindustri berbasis pertanian, pariwisata alam, serta industri kecil yang memanfaatkan sumber daya lokal tanpa merusak ekosistem.
"Strategi tersebut dinilai sejalan dengan karakter wilayah Kuningan yang memiliki kekayaan sumber daya alam dan lanskap pegunungan. Dengan pendekatan tersebut, pembangunan ekonomi diharapkan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengurangi fungsi ekologis wilayah," kata Dian.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan penguatan sumber daya manusia agar masyarakat lokal dapat terlibat langsung dalam dinamika ekonomi kawasan Rebana. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan pendidikan vokasi dan pelatihan kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan sektor ekonomi baru.





