Bahlil Lahadalia Tegaskan Pemerintah Dukung Penuh Pesantren Lewat MBG dan Perjuangkan Beasiswa LPDP

wartaekonomi.co.id
13 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan peran strategis pondok pesantren dalam membentuk karakter kebangsaan dan melahirkan pemimpin masa depan. 

Menurutnya, pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membekali santri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, serta nilai-nilai nasionalisme.

“Sangatlah tidak elok kalau kita memisahkan antara pesantren dan negara karena di dalam pesantren mendidik anak-anak kita tahu agama, tahu ilmu pengetahuan, teknologi, tapi juga nasionalisme. Dan ini ada pada pesantren,” ujar Bahlil saat Safari Ramadhan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Azzainiyyah di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026).

Bahlil tiba di Ponpes Azzainiyyah pada sore hari dan langsung melaksanakan salat Ashar berjamaah bersama para santri dan pengurus ponpes. Setelah itu, ia berziarah ke makam ulama kharismatik pendiri pesantren tersebut, almarhum KH Zezen ZA Bazul Asyhab.

Dalam kunjungannya, Bahlil didampingi sejumlah pengurus DPP Partai Golkar, antara lain Meutya Hafid, Ace Hasan Syadzily, Sarmuji, Puteri Komarudin, Dave Laksono, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Dewi Asmara. Suasana kebangsaan semakin terasa ketika Bahlil dan para santri bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Ponpes Azzainiyyah, dan Mars Partai Golkar.

Bahlil menekankan bahwa pesantren memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah bangsa. Sejak sebelum kemerdekaan, lembaga pendidikan ini telah melahirkan ulama, tokoh masyarakat, dan pemimpin yang menjaga nilai-nilai moral dan karakter bangsa.

Di hadapan para santri, Menteri ESDM ini juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus hadir dan mendukung perkembangan pesantren di Indonesia. 

Beberapa program konkret yang disebutkannya antara lain program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar pesantren, serta upaya memperjuangkan akses beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bagi kalangan santri.

Baca Juga: Andalkan Sawit, Bahlil Lahadalia 'Pede' Hentikan Impor Solar

"Ini adalah bagian dari ikhtiar pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Kami ingin memastikan bahwa tidak hanya sekolah umum, tetapi pesantren dan para santrinya juga bisa merasakan manfaat dari program-program ini," imbuhnya.

Bahlil meyakini bahwa kualitas santri tidak kalah, bahkan berpotensi lebih unggul dibandingkan siswa dari sekolah umum. Namun, ia mengakui bahwa selama ini LPDP belum secara optimal menyentuh dan memberikan perhatian khusus kepada para santri.

"Saya pikir ini harus kita lakukan, kita suarakan terus menerus supaya bisa diambil keputusan yang baik, toh mereka juga adalah anak bangsa," tegas Bahlil.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump: Keputusan Akhiri Operasi Militer ke Iran Akan Dibahas Bersama Netanyahu
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Lokasi SIM Keliling Jakarta Senin 9 Maret 2026, Cek Jadwal dan Syaratnya
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
BPOM Pastikan Produk Pangan di Lotte Grosir Pasar Rebo Aman Dikonsumsi Jelang Lebaran 2026
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Harga Minyak Tembus $100, Menkeu Purbaya: MBG Tidak Dipangkas, tapi Beli Motor Pakai Anggaran Gizi Akan Dihentikan
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Video: Harga Minyak Melambung Ancam Defisit APBN, RI Wajib Waspada!
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.