Yamaha Bertahan di Posisi Kedua Pasar Nasional, Maxi Series Jadi Tulang Punggung

kumparan.com
13 jam lalu
Cover Berita

Posisi penjualan sepeda motor Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di pasar domestik masih bertahan di peringkat kedua nasional sepanjang 2025. Pabrikan berlogo garpu tala itu berada di bawah dominasi Astra Honda Motor yang menguasai mayoritas pangsa pasar roda dua.

Mengacu data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), total penjualan sepeda motor nasional pada 2025 mencapai sekitar 6,4 juta unit.

Dari angka tersebut, Honda memimpin dengan distribusi sekitar 4,9 juta unit atau hampir 78 persen pangsa pasar.

Sementara itu, Yamaha berada di posisi kedua dengan estimasi kontribusi sekitar 17 hingga 21 persen dari total pasar nasional. Meski masih berstatus sebagai penantang, Yamaha mengklaim kinerjanya tetap menunjukkan pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya.

Manager Public Relations, Community & YRA YIMM, Rifki Maulana, mengatakan posisi tersebut justru menjadi pemacu semangat perusahaan untuk terus meningkatkan daya saing produk dan layanan. Ia mengingatkan bahwa Yamaha pernah meraih posisi puncak pasar pada periode 2010–2011.

“Semua kembali ke konsumen. Waktu 2010 atau 2011 kan sempat nomor satu,” ujar Rifki saat ditemui di acara Yamaha di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, strategi Yamaha saat ini difokuskan pada peningkatan value produk sekaligus penguatan layanan purna jual. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menjaga loyalitas konsumen di tengah kompetisi pasar yang semakin ketat.

“Yang pasti kita sebagai penantang, kita coba memberikan produk, kualitas, dan jaminan aftersales terbaik,” tegasnya.

Dari sisi kinerja tahunan, Rifki menyebut penjualan Yamaha pada 2025 mengalami peningkatan dibandingkan 2024. Namun, ia tidak merinci angka detail penjualan karena merupakan bagian dari kebijakan internal perusahaan.

Kontribusi terbesar penjualan Yamaha saat ini masih berasal dari segmen skutik premium dan fashionable. Lini Maxi Series menjadi tulang punggung utama, terutama model Yamaha NMAX yang disebut sebagai penyumbang volume terbesar.

“Tulang punggung masih di Maxi, NMAX nomor satu, kedua dari Classy. NMAX, Aerox, XMAX, Classy antara Fazzio dan Grand Filano itu 50:50,” kata Rifki.

Selain skutik, Yamaha juga tetap mempertahankan kehadiran di segmen motor bebek meski volumenya tidak sebesar kategori skuter matik. Model seperti Yamaha Jupiter dan Yamaha Vega Force masih memiliki basis konsumen tersendiri, sementara Yamaha MX King lebih menyasar segmen hobi dan penggemar performa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
FTUI Turut Berduka Vidi Aldiano Meninggal, Ungkap Ayah Vidi Mahasiswa Angkatan 1981
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Rupiah Sempat Sentuh Rp17.001 Per Dolar AS Efek Kenaikan Harga Minyak
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Lille gagal menang, Rennes gunduli Nice 4-0
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Baking Class Asmo Sulsel, Cara Seru Warga Makassar Ekspresikan Kreativitas
• 8 jam laluterkini.id
thumb
Bawa Pesan Bahlil, Kader Golkar Diminta Kawal Pemerintahan
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.