Penulis: Yudi Irawan
TVRINews, Tasikmalaya
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya menyiapkan 35 masjid di jalur strategis sebagai posko ramah pemudik. Puluhan masjid ini akan difungsikan sebagai tempat istirahat sekaligus layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Posko berbasis masjid ini disiapkan untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, terutama untuk beristirahat sejenak sekaligus menunaikan ibadah.
Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional Kementerian Agama yang bertujuan menghadirkan layanan yang lebih ramah bagi masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran.
Dari total 35 posko yang disiapkan, sembilan di antaranya menjadi titik utama yang berkolaborasi langsung dengan Kementerian Agama. Posko tersebut berada di sejumlah wilayah jalur mudik strategis, di antaranya Ciawi, Kadipaten, Rajapolah, Salawu, Manonjaya, hingga Cipatujah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Patoni, menyebut posko mudik berbasis masjid ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat dalam memberikan kenyamanan bagi para pemudik.
“Di Kabupaten Tasikmalaya yang dijadikan posko mudik yang ramah dan nyaman ada tiga puluh lima titik, yang terbagi dua kategori. Ada yang merupakan kesadaran masyarakat dan ada juga yang berkolaborasi dengan Kementerian Agama,” ujar Ahmad Patoni, dikutip Senin, 9 Maret 2026.
Selain menyediakan tempat ibadah yang bersih, posko tersebut juga diharapkan dapat menjadi tempat istirahat sementara serta pusat informasi bagi pemudik.
Melalui keberadaan posko mudik berbasis masjid ini, para pemudik yang melintasi wilayah Tasikmalaya diharapkan dapat beristirahat dengan nyaman sekaligus merasakan pelayanan dari masyarakat setempat.
Editor: Redaksi TVRINews





