Di tengah distraksi digital yang semakin sulit dihindari, banyak orang mulai mencari cara sederhana untuk tetap fokus saat bekerja atau belajar. Salah satu metode yang hadir sebagai solusi adalah body doubling, sebuah teknik produktivitas yang memanfaatkan kehadiran orang lain untuk membantu seseorang tetap berada di jalur tugasnya. Meski terdengar sederhana, metode ini ternyata punya dampak besar terhadap konsentrasi dan manajemen waktu.
Konsep body doubling bahkan semakin populer di kalangan pekerja remote, pelajar, hingga individu dengan tantangan fokus seperti ADHD. Dengan hanya menghadirkan orang lain, baik secara langsung maupun virtual, seseorang bisa merasa lebih termotivasi untuk menyelesaikan tugas.
Lalu, apa sebenarnya body doubling, bagaimana cara kerjanya, dan kenapa teknik ini bisa membantu meningkatkan produktivitas? Yuk, kenalan lebih jauh dengan metode yang satu ini!
Pengertian Body DoublingPengertian body doubling/Foto: Freepik.com/Freepik
Body doubling adalah praktik melakukan tugas secara bersamaan dengan orang lain untuk meningkatkan fokus dan akuntabilitas. Melansir Calm, teknik ini tidak mengharuskan orang tersebut untuk membantu kamu secara langsung. Cukup berada di tempat yang sama atau terhubung secara virtual sebagai teman kerja yang menemani proses kamu dalam penyelesaian tugas.
Konsep ini awalnya sangat populer di komunitas neurodivergent, seperti pengidap ADHD, namun kini telah meluas ke kalangan umum yang ingin meningkatkan performa kerja. Dengan adanya orang lain yang melihat, otak cenderung lebih waspada dan tetap berada pada jalur tugas yang seharusnya diselesaikan.





