Longsor Bantargebang Tewaskan 4 Orang, Mas Pram Tutup Zona 4A, Pengiriman Sampah Dialihkan ke Zona 3

jpnn.com
12 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menutup sementara zona 4A di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai Senin (9/3).

Keputusan tersebut diambil menyusul insiden longsor gunungan sampah akibat curah hujan ekstrem yang menyebabkan empat orang meninggal dunia.

BACA JUGA: TPST Bantargebang Ditutup Seusai Longsor, DLH DKI: RDF di Rorotan Segera Beroperasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan penutupan dilakukan agar proses penanganan dan pemulihan di area longsor dapat berjalan aman. Sementara itu, operasional pengiriman sampah dari Jakarta tetap berjalan dengan pengalihan ke zona lain.

"Yang ditutup hanya di zona 4A. Tetapi di zona 3 tetap digunakan untuk menampung,” kata Pramono Anung di Balai Kota, Senin.

BACA JUGA: Longsor Sampah TPST Bantargebang, 4 Orang Tewas, Berikut Ini Daftarnya

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan dua lokasi pembuangan sementara untuk menampung sampah dari Jakarta. Adapun dua zona tambahan tersebut disiapkan bersifat sementara sambil menunggu penataan kembali area longsor di zona 4A.

Pemerintah berharap pemulihan bisa segera dilakukan agar operasional di zona tersebut dapat kembali normal.

BACA JUGA: 3 Orang Meninggal, Diduga Masih Ada Warga Tertimbun Longsor Gunungan Sampah di Bantargebang

"Zona 3 dan dua zona baru sedang kita persiapkan untuk bersifat temporari, sementara. Harapan kami zona 4A segera bisa dipulihkan kembali," kata pramono.

Sebelumnya, Pramono insiden tersebut terjadi karena curah hujan yang ekstrem hingga mencapai 264 milimeter. Pramono menjelaskan, peristiwa longsor tersebut terjadi di zona 4A pada pukul 14.30 WIB.

Dengan tingginya curah hujan tersebut, air pun masuk ke dalam gunungan sampah di Bantargebang. Akhirnya, kondisi sampah yang licin menyebabkan longsor di kawasan tersebut.

Kejadian itu, lanjut Pramono, menyebabkan jalan operasional dan Sungai Ciketing sepanjang 40 meter tertutup sampah.

Setelah meninjau kondisi di Bantargebang pada pagi tadi, Pramono pun segera meminta agar situasi di tempat tersebut segera dinormalkan kembali.

“Terutama Sungai Ciketing-nya, agar segera bisa normal kembali. Tempat itu begitu tertutup maka jalannya juga tertutup, di lapangan kelihatan sekali. Dan untuk itu segera akan dinormalkan kembali,” ujarnya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas UBS dan Galeri24 Senin Pagi Terpantau Stabil
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Terungkap! Diam-Diam Benny Moerdani Persiapkan Jenderal Try Sutrisno Jadi Wapres Soeharto
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Studi Ungkap Perbedaan Muka Orang Kaya dan Miskin
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Longsor Sampah TPST Bantargebang, 4 Orang Tewas, Berikut Ini Daftarnya
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Komisi I DPR Minta Verifikasi Usia Medsos Diperketat agar Aturan Batas Usia Efektif
• 13 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.