FAJAR, JAKARTA – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses mengguncang panggung Moto3 2026. Performa gemilangnya di seri pembuka menuai pujian dari media Jerman hingga menjulukinya sebagai Roket Moto3.
Jelas ini beralasan. Pasalnya Veda merupakan rookie terbaik dan pembalap Honda tercepat di Sirkuit Buriram, Thailand 2026.
Tidak heran jika nama Veda langsung meroket setelah debut impresifnya di Moto3 Thailand 2026. Pembalap asal Gunungkidul ini membuktikan kualitasnya.
Dia mampu bersaing ketat di barisan depan sejak sesi kualifikasi hingga balapan utama di Sirkuit Buriram.
Media otomotif terkemuka asal Jerman, Speedweek, memberikan sorotan khusus melalui tajuk utama yang menyebut Veda sebagai pendatang baru terbaik. Sekaligus penunggang Honda tercepat saat ini.
Julukan Roket Moto3 pun disematkan atas keberaniannya merangsek ke posisi tiga besar pada lap ke-6 untuk mengejar pimpinan balap.
Samai Rekor Anak Didik Marc Marquez
Pencapaian Veda finis di posisi kelima pada balapan perdananya menciptakan sejarah tersendiri. Statistik ini membuatnya setara dengan Maximo Quiles, pembalap muda Spanyol yang dikenal sebagai anak didik Marc Marquez.
Quiles, yang meraih gelar Rookie of the Year 2025, juga mencatatkan finis di posisi kelima pada debutnya di Moto3 Amerika setahun lalu.
Kesamaan hasil ini memposisikan Veda sebagai ancaman serius bagi Quiles dan David Almansa dalam perebutan gelar juara musim ini.
Berikut adalah poin penting performa Veda di GP Thailand:
Grid Depan: Start dari baris depan setelah mengunci posisi kelima di sesi kualifikasi Q2.
Kecepatan Konsisten: Mencatatkan waktu lap terbaik 1:41.334, hanya selisih tipis 0,104 detik dari rekor lap tercepat dalam balapan tersebut.
Comeback Manis: Sempat melakukan kesalahan kecil di akhir balapan, namun mampu bangkit menyalip Adrian Fernandez untuk mengamankan posisi kelima.
Lebaran di Brasil
Usai meraih hasil positif di Buriram, Veda Pratama tidak memiliki waktu santai. Seri berikutnya akan digelar di Brasil, sebuah sirkuit yang baru kembali masuk kalender balap setelah absen sejak tahun 1992.
Ujian bagi Veda bukan hanya soal lintasan baru, tetapi juga faktor mental. Pasalnya, jadwal Moto3 Brasil 2026 bertepatan dengan momen Hari Raya Idulfitri.
Veda dipastikan harus merayakan Lebaran jauh dari keluarga demi mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.
“Sangat senang bisa finis kelima di GP pertama saya. Terima kasih untuk kerja keras tim. Perjuangan akan berlanjut di Brasil,” ujar Veda optimis. (*)





