Longsor TPST Bantargebang: Jasad Kelima Ditemukan, 4 Korban masih Dicari

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

Upaya pencarian korban longsor tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, masih terus berlangsung. Pada Senin siang, tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah dari lokasi longsoran, sehingga jumlah korban meninggal dunia kini bertambah menjadi lima orang.

Humas Basarnas DKI Jakarta, Romli Prasetyo, mengatakan penemuan terbaru itu terjadi saat proses pencarian intensif masih dilakukan di area TPST Bantargebang.

“Siang tadi ditemukan satu jenazah lagi. Dengan begitu, total korban meninggal dunia menjadi lima orang,” ujar Romli di Jakarta, Senin.

Baca juga : Zona 4A TPST Bantargebang Ditutup Sementara, 8.000 Ton Sampah Jakarta Terancam Tertahan

Menurut dia, operasi pencarian belum dihentikan karena masih ada empat orang yang diduga tertimbun material longsoran gunungan sampah. Di sisi lain, empat korban lainnya berhasil selamat dari insiden tersebut.

Data Basarnas DKI Jakarta mencatat total ada 13 orang yang menjadi korban dalam peristiwa longsor di TPST Bantargebang, yang berada di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Empat orang yang selamat masing-masing bernama Budiman, Joha, Safifudin, dan Slamet.

Sementara itu, empat korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi sebelumnya adalah Enda Widayanti, Sumine, Dedi Sutrisno, dan Irwan Supriatin. Satu jenazah lain yang baru ditemukan masih menambah daftar korban tewas dalam musibah tersebut.

Baca juga : 5 Korban Longsor TPST Bantargebang masih dalam Pencarian

Romli menegaskan, fokus utama petugas saat ini adalah mempercepat pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. “Kami masih berupaya mencari empat korban lain yang diduga masih berada di bawah timbunan,” katanya.

Untuk mendukung operasi tersebut, sebanyak 366 personel gabungan dikerahkan. Mereka berasal dari berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, kepolisian, TNI, pemadam kebakaran, hingga satuan pendukung lainnya.

Tim SAR juga membuka akses menuju titik-titik yang dicurigai tertutup longsoran dengan bantuan alat berat seperti ekskavator. Selain itu, unit anjing pelacak atau K-9 turut diterjunkan guna membantu mendeteksi keberadaan korban di bawah timbunan sampah.

Petugas juga menyiapkan sejumlah perlengkapan pendukung evakuasi untuk mempercepat proses pencarian di lapangan. (Z-10)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Longsor Sampah Bantargebang Telan Korban, Menteri LH Minta Setop Open Dumping
• 7 jam laludetik.com
thumb
Program Migrasi Tenaga Kerja RI Terampil Skema Low Cost ke Jepang, Fokus Caregiver dan Perawat
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Israel Sebut 13 Warganya Meninggal dan 1.929 Luka-Luka Akibat Serangan Balasan Iran
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Planet Sports Run 2026 Hadirkan Energi Baru, PUMA Jadi Official Jersey Partner
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Kapten Persebaya Masih Tak Menyangka Babak Belur di Markas Borneo FC, Jadi Pelajaran Pahit
• 6 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.