Harga Cabai Masih Tinggi, Kementan Siapkan Operasi Pasar di 20 Titik Jakarta

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan operasi pasar cabai dan bawang merah di sejumlah pasar di Jakarta, menyusul masih tingginya harga cabai di beberapa wilayah menjelang momentum Hari Raya Idulfitri 2026.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan Muhammad Agung Sunusi mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan pasokan komoditas hortikultura tetap tersedia bagi masyarakat.

“Kami akan melakukan aksi cabai dan bawang merah harga terjangkau, yang kami mulai titiknya nanti, kurang lebih insya Allah di 20 titik Pasar Pemantauan SP2KP atau Info Pangan gerai Perumda Pasar Jaya,” kata Agung dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah 2026 yang disiarkan melalui YouTube Kemendagri, Senin (9/3/2026).

Nantinya, cabai dan bawang merah tersebut akan dijual dalam kemasan dengan volume sekitar 300–500 kilogram per hari dengan harga terjangkau. Kegiatan ini berlangsung pada 10–19 Maret 2026 di Toko Tani Modern, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, serta di 20 titik pasar pemantauan SP2KP atau Info Pangan di gerai Perumda Pasar Jaya.

Agung menjelaskan operasi pasar ini juga bertujuan memperpendek rantai distribusi sehingga harga komoditas hortikultura dapat lebih terjangkau bagi konsumen.

Di sisi lain, Agung juga memastikan ketersediaan berbagai komoditas pangan strategis nasional dalam kondisi aman menghadapi Lebaran 2026, mulai dari beras, jagung, kedelai, bawang, cabai, daging ayam, daging sapi, telur, gula, hingga minyak goreng.

Baca Juga

  • Harga Pangan Hari Ini 11 Februari: Berbagai Cabai dan Bawang Turun
  • Harga Pangan Jelang Lebaran, BPS: Beras Stabil, Cabai Rawit-Telur Ayam Naik
  • Harga Pangan Hari Ini 6 Maret: Beras Naik, Cabai Anjlok

Untuk mendukung stabilitas pasokan, pemerintah juga mendorong distribusi pangan dari daerah surplus ke wilayah yang mengalami kekurangan pasokan serta memperkuat kerja sama antar daerah.

Produksi Cabai-Bawang Merah

Berdasarkan data Kementan, produksi cabai dan bawang merah dari sejumlah sentra utama masih cukup besar.

Untuk cabai rawit merah, berdasarkan monitoring pada 1 Maret 2026, produksi di Blitar mencapai sekitar 2.000 hektare yang tersebar di tiga kecamatan yakni Panggungrejo, Binangun, dan Wates.

Agung menjelaskan produksi dari wilayah ini menjadi salah satu sumber pasokan yang didistribusikan ke Pasar Pare Kediri dan Pasar Induk Jakarta.

Selain itu, distribusi cabai dari wilayah Enrekang dan Sulawesi Selatan juga mulai diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan di daerah yang mengalami harga tinggi seperti Lombok Timur dan Lombok Tengah.

Dari sisi harga, Agung menyebut harga cabai rawit merah mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan berlangsungnya masa panen di sejumlah sentra produksi.

Meski demikian, data Kementan menunjukkan harga rata-rata cabai rawit merah di tingkat produsen dan konsumen masih melampaui harga acuan penjualan (HAP) pada pekan pertama Maret 2026, masing-masing sebesar Rp59.039 per kilogram dan Rp71.574 per kilogram.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Kudus, Seorang Pemotor Tewas
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Rumah Amal Salman edukasi anak muda Garut agar peduli lingkungan
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Banjir Melanda Situbondo, Dua Warga Dilaporkan Hilang Terseret Arus Sungai
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Wang Zhi Yi butuh 10 final untuk akhiri dominasi An Se-young
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Ucapan Terima Kasih Harry Kiss untuk Para Sahabat Vidi Aldiano
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.