Buya Yahya Jelaskan Keutamaan Malam Lailatul Qadar

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu momen paling istimewa dalam bulan Ramadhan. Pada malam tersebut, Allah SWT menjanjikan pahala yang sangat besar bagi hamba-Nya yang menghidupkannya dengan berbagai bentuk ibadah. Ulama Buya Yahya menjelaskan bahwa keutamaan malam ini tidak otomatis didapatkan oleh semua orang, melainkan bagi mereka yang benar-benar memanfaatkannya untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Dalam penjelasannya, Buya Yahya menegaskan bahwa malam Lailatul Qadar adalah malam penuh keberkahan yang Allah berikan sebagai hadiah luar biasa bagi umat manusia. Keistimewaan malam tersebut bahkan disebutkan lebih baik daripada 1.000 bulan.

Baca Juga :
Buya Yahya Ingatkan Pahala Puasa Bisa Hilang karena Bukber
Prabowo Dapat Doa dari Buya Yahya, Diminta Kuat Memimpin Indonesia

“Malam Lailatul Qadar Allah menurunkan, Allah memberikan kepada hambanya di malam Lailatul Qadar kebaikan yang dikatakan kebaikan yang banyak sekali. Sehingga itu malam disebut sebagai malam lebih bagus daripada 1000 bulan,” jelas Buya Yahya yang dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV pada Senin, 9 Maret 2026. 

Namun, menurutnya, keutamaan itu tidak otomatis dirasakan oleh setiap orang. Malam Lailatul Qadar diperuntukkan bagi orang-orang yang benar-benar menghidupkannya dengan ibadah, bukan sekadar melewatkan malam tanpa tujuan.

“Loh untuk siapa? Ya tentu karena ini ada berita spesial untuk orang spesial dong. Siapa ya? Yang menghidupkan di malam lailatul qadar. Yang merindu malam lailatul qadar,” ujarnya.

Buya Yahya juga mengingatkan bahwa ada sebagian orang yang justru melewatkan malam istimewa tersebut dengan aktivitas yang tidak bernilai ibadah. Misalnya hanya begadang tanpa zikir, bahkan sampai melakukan hal-hal yang tidak baik.

“Yang menyambut malam lailatul qadar, yang ngorok, yang hanya begadang tanpa zikir atau bahkan gunjing melakukan maksiat, ya bukan mereka dong,” tegasnya.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk meneladani cara Nabi Muhammad SAW dalam menyambut malam Lailatul Qadar. Salah satu amalan yang dilakukan Rasulullah adalah memperbanyak ibadah, termasuk beriktikaf di masjid, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak doa.

“Sehingga di malam itulah Nabi memulai memberikan contoh menghidupkan malam lailatul qadar dengan i'tikaf, memperbanyak membaca Al-Qur'an, membaca doa yang diajarkan Siti Aisyah,” ungkap Buya Yahya.

Baca Juga :
Buya Yahya Ungkap Siapa Orang yang Celaka di Bulan Ramadhan
Ini Bekal Menuju 10 Akhir Bulan Ramadhan dari Buya Yahya, Bukan Hanya Ibadah tapi Jauhi Dosa dan Bertubat
Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo: Jadi Presiden Itu Berat

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Buka Puasa Jayapura Hari Ini 9 Maret 2026, Lengkap Panduan Doanya
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Pencarian 2 Korban Banjir Bandang Buleleng Berlanjut
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
All England: Kalahkan Tunggal India, Lin Chun-Yi Juara!
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Mahfud MD Malah Bela Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas yang Hina WNI? Singgung Tagar #KaburAjaDulu: Kesetiaan Pada Republik Ini Luntur
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Korban Meninggal Longsor Bantargebang yang Ditemukan Hari Ini Laki-Laki
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.