BEKASI, KOMPAS.TV - Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengungkapkan satu korban meninggal dunia akibat longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang ditemukan hari ini, Senin (9/3/2026), berjenis kelamin laki-laki.
Hari ini merupakan pencarian hari kedua usai longsor di TPST Bantargebang terjadi Minggu (8/3/2026).
"Jenis kelamin laki-laki dan itu ada di site 2, yang mana di site 2 itu malam sudah diketemukan truknya, namun tidak ada korban di dalamnya," ungkap Desiana di Kota Bekasi, Senin, dipantau dari Breaking News KompasTV.
Ia mengatakan korban yang ditemukan hari ini diduga merupakan sopir yang ada di truk yang ditemukan tim SAR Minggu malam. Desiana menyebut korban itu ditemukan sekitar 5 meter dari truk.
Baca Juga: Proses Pencarian 5 Orang Korban Longsor TPST Bantargebang, 15 Unit Ekskavator Diterjunkan ke Lokasi
Desiana mengatakan identitas korban akan disampaikan pihak kepolisian.
"Karena korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati," ucapnya.
Setelah penemuan satu korban hari ini, Desiana mengatakan tim SAR akan melanjutkan pencarian empat korban lagi.
Dengan demikian, jumlah korban meninggal dunia akibat longsor Bantargebang yang sudah ditemukan sebanyak lima orang.
"Tadi sebelumnya empat ya tadi malam, tambah satu, jadi total yang meninggal dunia ada lima orang," jelasnya.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV, Antara
- tpst bantargebang
- bantargebang
- longsor tpst bantargebang
- korban longsor tpst bantargebang
- longsor bantargebang
- bantargebang longsor





