JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya empat orang dalam insiden longsornya gunung sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Peristiwa yang terjadi sore kemarin itu dipicu hujan ekstrem sehingga menyebabkan tumpukan sampah longsor.
Pramono menambahkan, longsoran itu membuat tertutupnya akses jalan operasional truk pengangkut sampah serta menimbun Sungai Ciketing sepanjang 40 meter.
"Peristiwa longsor tersebut di zona 4A pada pukul 14.30 diduga dipicu oleh hujan ekstrem pada hari Minggu yang menyebabkan jalan operasional dan Sungai Ciketing sepanjang 40 meter tertutup sampah," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (9/3/2026).
Adapun pascakejadian ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat sejak kemarin malam. Operasi ini untuk memastikan keselamatan petugas dan penanganan korban terdampak.
"Penanganan dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi yang melibatkan Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, Damkar, serta aparat di wilayah setempat, dengan dukungan 19 ekskavator alat berat dan tujuh unit ambulans yang dioperasikan saat proses evakuasi," sambungnya.



