Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengingatkan pemudik yang menggunakan sepeda motor tidak membawa barang berlebihan selama perjalanan mudik Lebaran 2026. Imbauan ini disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat Jaya 2026 di Polda Metro Jaya, Senin (9/3).
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan, koordinasi lintas instansi dilakukan untuk mempersiapkan pengamanan arus mudik hingga arus balik Lebaran.
“Bahwa hari ini tahapan yang sedang berlangsung adalah kegiatan rapat koordinasi lintas sektoral. Kita mengkolaborasikan berbagai kekuatan tentunya, termasuk sarana prasarana dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan Operasi Ketupat yang insyaallah akan berlangsung mulai pada tanggal 13 sampai dengan 25 Maret mendatang,” jelasnya.
Dalam operasi tersebut, ribuan personel gabungan akan dikerahkan untuk mengamankan mobilitas masyarakat selama periode mudik.
“Pada pelaksanaan Operasi Ketupat nanti, tidak kurang dari 6.800 personel lebih, gabungan Polri, TNI, dan instansi terkait akan tergelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya dalam rangka memberikan jaminan keamanan, kenyamanan dalam pelaksanaan kegiatan mudik lebaran, dan juga pelaksanaan nanti hari raya Idul Fitri sampai dengan arus kembali ataupun arus balik dari pelaksanaan mudik,” ucapnya.
Komarudin juga mengimbau pemudik roda dua memperhatikan faktor keselamatan, termasuk tidak membawa barang berlebihan yang berpotensi membahayakan perjalanan.
Ia mengingatkan agar pemudik tidak memaksakan membawa banyak barang sekaligus membonceng penumpang berlebih.
“Jangan sampai boncengannya terlalu banyak terus ditambah lagi bawaan-bawaan barang. Jadi faktor faktor keselamatan itu harus menjadi hal yang paling utama,” imbau Komarudin.
Selain itu, masyarakat juga disarankan memanfaatkan program mudik gratis atau pengangkutan sepeda motor menggunakan kereta api agar perjalanan lebih aman.





