DEPOK, KOMPAS.com - Suami siri DH (56), wanita yang ditemukan tewas tinggal tulang di rumahnya daerah Limo, Kota Depok, menghilang saat jasad ditemukan.
Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh mengungkapkan, korban dan suami sirinya tinggal bersama di rumah tempat kejadian.
"Korban sehari-hari tinggal bersama suami sirinya, namun keberadaan suami siri saat ini tidak diketahui," kata Chairul saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2026).
Baca juga: Wanita yang Jasadnya Sisa Tulang di Depok Tinggal dengan Suami Siri dan Sering Cekcok
Jasad DH ditemukan oleh anaknya berinisial L dengan kekasihnya, R, saat sedang membersihkan rumah korban pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Sebelumnya, keduanya sempat datang ke rumah DH pada Februari 2026 untuk membersihkan rumah ibunya.
Saat itu, mereka dapat informasi bahwa DH sedang pergi ke Sukabumi, Jawa Barat.
Pada kunjungan pertama, L dan R melihat pagar rumah digembok dari luar.
"R membuka paksa gembok tersebut, setelah gembok berhasil dibuka, saksi L dan R masuk menuju ke pintu rumah dan ternyata pintu rumah tidak terkunci," tutur Chairul.
Saat itu, keduanya melihat seisi rumah dalam kondisi berantakan. Ada tumpukan pakaian di lantai kamar milik L.
Akhirnya, L dan R memutuskan membersihkan area pekarangan rumah terlebih dahulu sebelum berlanjut ke area dalam rumah di lain waktu.
"Pada saat itu, saksi tidak menaruh curiga apapun dikarenakan mereka tidak mencium bau aneh apapun dari dalam kamar tersebut," ujar Chairul.
Baca juga: Motor dan Ponsel Milik Wanita yang Ditemukan Tewas di Depok Hilang
L dan R kembali ke rumah DH pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Kemudian, keduanya tertidur di ruang tengah.
Keesokan paginya, L dan R memutuskan membagi tugas bersih-bersih yaitu di area dapur, ruang tengah, dan kamar-kamar. R mendapatkan bagian membersihkan kamar L.
Pada momen itu, R hendak mengangkut tumpukan pakaian di lantai tadi ke dalam kantung plastik.
"Saat R menyingkap karpet di tumpukan pakaian tersebut, ia melihat ada sepasang kaki manusia dalam kondisi sudah terlihat tulangnya saja dan keadaan kulit mengering," jelas Chairul.
Di jasad korban, ditemukan taburan bubuk kopi.
Menurut hasil olah TKP, sejumlah barang korban hilang, yaitu satu unit sepeda motor Suzuki Adres, kunci kontak dan STNK, dan sebuah ponsel.
Saat ini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan melakukan otopsi di RS Kramat Jati.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




