Harapan Mudik Menipis, Nasib Pekerja Migran Jatim di Timur Tengah Kini di Tangan Pemerintah

mediaindonesia.com
17 jam lalu
Cover Berita

PEKERJA migran Indonesia asal Jawa Timur di kawasan Timur Tengah berpotensi tidak bisa pulang ke Tanah Air saat momen mudik Lebaran tahun ini. Hal itu sehubungan memanasnya peta geopolitik antara Iran dan Israel-Amerika Serikat.

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat guna memantau perkembangan pekerja migran Indonesia di Timur Tengah.

“Untuk di Timur Tengah memang kondisinya sedang dikoordinasikan oleh semua perwakilan kita. Mereka sudah menerbitkan imbauan dan juga call center atau hotline bagi pekerja migran maupun WNI yang berada di wilayah tersebut,” kata Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur, Gimbar Ombai Helawarnana di Surabaya, Minggu (8/3).

Baca juga : Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Tetangga yang Terkena Serangan

Menurutnya, perwakilan RI telah menerbitkan berbagai imbauan sekaligus menyediakan hotline atau call center yang dapat diakses oleh PMI maupun warga negara Indonesia (WNI) di wilayah akreditasi masing-masing.
Layanan tersebut disiapkan agar para PMI dapat melaporkan kondisi mereka apabila membutuhkan bantuan, termasuk jika diperlukan proses evakuasi atau penanganan khusus dari perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri.

“Jika pekerja migran kita membutuhkan bantuan atau bahkan evakuasi, itu bisa disampaikan melalui hotline yang telah disediakan oleh perwakilan RI di negara penempatan,” katanya.

Gimbar menegaskan bahwa apabila PMI dari kawasan Timur Tengah nantinya dipulangkan ke Indonesia, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran melalui BP3MI akan siap memberikan pendampingan setibanya di Tanah Air.

Baca juga : Imbas Konflik, Imigrasi Bandara Ngurah Rai Tiadakan Denda Overstay bagi WNA Timur Tengah

BP3MI Jawa Timur juga akan menyiapkan petugas di bandara untuk membantu proses kepulangan hingga mengantarkan PMI ke daerah asal masing-masing.

“Nanti ketika mereka dipulangkan ke Indonesia, kami dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran akan stand by di bandara untuk membantu mengantar mereka kembali ke daerah asal bekerja sama dengan pemerintah daerah,” jelasnya.

Pihaknya sudah menyiapkan posko-posko khusus di Bandara Juanda untuk menyambut kedatangan mereka di Jatim bila ada yang memang bisa pulang dari negara negara di Timur Tengah. (FL/E-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daihatsu Ajak 21 Klub Mobil di Mudik Bersama Komunitas
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Prabowo Titip Pesan ke DPR: Orang Kecil Berperkara, Harus Dapat Keadilan
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Pemkot Jakpus Bersih-bersih Parkir Liar dan PKL di Thamrin City dan Plaza Indonesia
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor: Mendongkrak Pendapatan, Mengoyak Keadilan
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Akhir Polemik Owner Bibi Kelinci dan Pelanggan yang Dituduh Mencuri di Restonya
• 13 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.