Penulis: Kholif Huda Arrasyid
TVRINews, Tanjungpinang
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi sekaligus membahas kesiapan pemerintah daerah menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Provinsi Kepulauan Riau, Senin, 9 Maret 2026.
Rakor yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang itu dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, serta sejumlah organisasi perangkat daerah dan instansi terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS RI memaparkan perkembangan data inflasi baik secara month to month maupun year on year dari tahun 2025 hingga 2026. Dalam paparannya disampaikan bahwa pada Februari 2026 terjadi fenomena low base effect yang turut memengaruhi pergerakan inflasi.
Tito mengatakan rapat koordinasi ini membahas sejumlah isu strategis, mulai dari perkembangan pertumbuhan ekonomi hingga realisasi pendapatan dan belanja APBD di berbagai daerah.
"Dalam rapat ini kita membahas berbagai hal penting, mulai dari pertumbuhan ekonomi, realisasi pendapatan daerah, hingga realisasi belanja APBD di seluruh daerah," ujar Tito, Senin, 9 Maret 2026.
Ia menjelaskan rakor tersebut tidak hanya diikuti secara langsung di Tanjungpinang, tetapi juga dihadiri pemerintah daerah dari seluruh Indonesia secara daring melalui aplikasi Zoom.
Tito menambahkan dirinya bersama Kepala BPS RI dan Gubernur Kepulauan Riau sepakat untuk meningkatkan koordinasi guna memantau kondisi inflasi di daerah.
"Kami sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi, termasuk rencana kunjungan Kepala BPS ke berbagai daerah setiap bulan untuk mengevaluasi kondisi inflasi," ucapnya.
Selain itu, Mendagri juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga stabilitas kebutuhan pangan serta layanan dasar seperti air, listrik, dan bahan bakar minyak.
Pemerintah berharap rapat koordinasi tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi serta mengendalikan inflasi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Editor: Redaksi TVRINews





