JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengungkap kronologi ponsel pengunjung hilang saat diisi daya di charging station Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar Iptu Muhammad Asaugi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (7/3/2026).
"Kejadiannya pada Sabtu. Lalu usai kehilangan korban melaporkan ke petugas keamanan Istiqlal," ujar Asaugi saat dihubungi Kompas.com, Senin (9/3/2026).
Baca juga: Handphone di Loker Charging Station Masjid Istiqlal Hilang, Diduga Dicuri
Dia mengungkapkan bahwa korban merupakan seorang perempuan. Korban kehilangan satu buah ponsel beserta chargernya.
Diduga korban sempat kesal dan emosi ketika menyampaikan keterangan kepada petugas keamanan masjid.
Menurut Asaugi, korban tidak melaporkan kejadian kepada Polsek Sawah Besar.
"Bahkan sekuriti yang melapor kepada Polsek. Dilaporkan pada sehari setelahnya (Minggu, 8 Maret 2026)," ungkapnya.
Baca juga: Suami Siri Menghilang Saat Istrinya Ditemukan Tewas Tinggal Tulang di Limo Depok
Polisi kemudian melakukan cek TKP dan memeriksa CCTV di lokasi kejadian.
Korban pun sudah dihubungi lewat pesan WhatsApp tetapi tidak ada respons hingga saat ini.
"Saat ini proses penyelidikan. Hasilnya nanti kami sampaikan ke korban. Kami harap korban segera merespons WA dari kami," lanjutnya.
Saat ditanya soal tiga buah kunci yang menggantung pada loker charging station usia kejadian, Asaugi menyatakan masih diselidiki.
Begitu juga dengan pencurian dengan modus kunci ganda.
"Kita masih dalami apakah kunci tersebut sudah disiapkan sebelumnya oleh pelaku. Atau itu kunci untuk keperluan akses dan lain-lain," jelas Asaugi.
"Soal modus kunci ganda, kami belum bisa memastikan. Kami perlu waktu untuk penyelidikan," tambahnya.
Baca juga: Owner Bibi Kelinci Kemang Dituntut Bayar Rp 1 Miliar oleh Pencuri di Restorannya