Bahlil Sebut Pesantren Fondasi Nasionalisme, Tak Elok Dipisahkan dari Negara

jpnn.com
11 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan peran krusial pondok pesantren dalam membentuk nasionalisme dan melahirkan pemimpin bangsa. 

Hal itu diungkapkan Bahlil saat Safari Ramadan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Azzainiyyah di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026).

BACA JUGA: Pesantren Qur’an Anamfal Gelar MHQ 2026, Peserta dari 7 Negara

Menurutnya, pesantren tidak hanya mendidik anak-anak tentang agama, ilmu pengetahuan, dan teknologi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai nasionalisme yang kuat.

“Sangatlah tidak elok kalau memisahkan antara pesantren dan negara karena di dalam pesantren mendidik anak-anak kita tahu agama, tahu ilmu pengetahuan, teknologi, tapi juga nasionalisme. Dan ini ada pada pesantren,” ujar Bahlil.

BACA JUGA: Buka Bersama Santri Tahfiz, Waka MPR: Dari Pesantren Lahir Pemimpin Berilmu

Dia juga menyebut pesantren memiliki peran yang sangat besar dalam perjalanan bangsa Indonesia. Dari lembaga pendidikan inilah lahir ulama, pemimpin masyarakat, dan tokoh-tokoh yang menjaga nilai moral bangsa.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu mengingatkan bahwa pesantren sudah eksis jauh sebelum Indonesia merdeka. 

“Pesantren telah berperan aktif dalam membangun karakter calon pemimpin bangsa sejak masa penjajahan,” jelas Bahlil.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil turut menyampaikan komitmen pemerintah untuk selalu hadir dan membantu dunia pesantren. Ia menyebut beberapa program yang menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah.

Contoh dukungan pemerintah yang disebutkan antara lain program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan perjuangan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP yang diarahkan juga untuk para santri.

“Ini adalah bagian daripada ikhtiar pemerintah di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo, tidak hanya untuk sekolah umum tapi juga diarahkan agar santri-santri di pesantren ikut merasakan manfaatnya,” imbuh Bahlil.

Bahlil Lahadalia tiba di Ponpes Azzainiyyah pada sore hari dan langsung menunaikan salat Ashar berjemaah. Setelah itu, ia berziarah ke makam ulama karismatik KH Zezen ZA Bazul Asyhab. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Safari Ramadan yang dilakukan oleh Bahlil.

Dalam kunjungannya, Bahlil didampingi oleh sejumlah pengurus Partai Golkar, antara lain Meutya Hafid, Ace Hasan Syadzily, Sarmuji, Puteri Komarudin, Dave Laksono, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Dewi Asmara. Bersama para santri, Bahlil turut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Ponpes Azzainiyyah, dan Mars Partai Golkar.(mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
vivo V70 Series Resmi Meluncur, Intip Spesifikasi dan Harganya
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Koleksi Bottega Veneta Winter 2026
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
Anak Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP Disebut Belum Masanya Tentukan Status Kewarganegaraan Sendiri, Dirjen AHU: Berarti Orang Tua Terlalu Mengintervensi Anaknya
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Media Jerman Juluki Veda Ega Pratama sebagai Roket Moto3: Rookie Terbaik dan Pembalap Honda Tercepat!
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Ramadan Runway 2026 Dorong Modest Fashion Lokal Mendunia, Intip Yuk Beauty!
• 4 jam laluherstory.co.id
Berhasil disimpan.