Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau masyarakat tak perlu khawatir dengan nilai tukar rupiah yang melemah hingga sempat menembus 17.000 per dolar AS pada Senin (9/3) pagi. Ia memastikan kondisi ekonomi Indonesia masih sangat baik meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga sempat anjlok.
“Teman-teman enggak usah takut, kami sudah punya pengalaman dan pengetahuan yang cukup untuk memitigasi segala gejolak yang terjadi,” kata Purbaya di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (9/3).
Bendahara negara ini mengatakan rupiah yang melemah dan IHSG yang anjlok terjadi karena adanya anggapan bahwa ekonomi Indonesia tengah terpuruk. Namun, ia menegaskan ekonomi Indonesia saat ini justru tengah terakselerasi.
“Ekonomi sedang ekspansi, daya beli kita jaga mati-matian, dan boro-boro krisis, resesi saja belum. Melambatnya aja belum. Kita masih ekspansi, masih akselerasi. Itu yang kita jaga terus dalam beberapa minggu ke depan,” kata dia.
Purbaya menegaskan kepada investor agar tidak perlu takut dengan sutuasi saat ini. Pasalnya, ia menjamin pemerintah menjaga fondasi perekonomian Indonesia.
Selain, itu, menurut dia, pemerintah memiliki pengalaman menghadapi krisis ekonomi.
“Kita sudah tahu krisis 1998 apa penyebabnya, kita terapkan di 2008-2009 ketika global jatuh kita tumbuh bagus kan, 2020 kita jaga juga ekonominya dengan kebijakan yang pas,” kata dia.




