Grid.ID - Perselisihan yang melibatkan Nabilah O’Brien dan Zendhy Kusuma akhirnya berakhir damai. Proses penyelesaian dilakukan melalui mediasi yang difasilitasi oleh pihak kepolisian.
Mediasi tersebut berlangsung di Bareskrim Mabes Polri pada Minggu (8/3/2026). Pertemuan ini difasilitasi oleh Biro Pengawasan Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri.
“Berdasarkan pertemuan hari ini, seluruh pihak terkait telah hadir secara langsung, yakni Saudara Z beserta istrinya Saudari E, serta Saudari N.O dan Saudara K.D.H,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko kepada awak media.
Dalam pertemuan tersebut, para pihak sepakat untuk damai. Kesepakatan itu dituangkan dalam perjanjian perdamaian yang disetujui bersama.
Sebagai tindak lanjut, masing-masing pihak juga menandatangani pencabutan laporan polisi di unit penyidik yang sebelumnya menangani perkara mereka.
Tidak hanya itu, para pihak juga sepakat untuk menghapus konten di media sosial masing-masing sesuai dengan poin kesepakatan yang telah dibuat.
Trunoyudo mengatakan bahwa keputusan untuk berdamai juga dilandasi semangat introspeksi diri, terlebih karena proses mediasi berlangsung di bulan Ramadan.
“Proyeksi ke depan dari hasil mediasi ini adalah untuk memberikan rasa keadilan yang seutuhnya bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas,” jelasnya.
Dengan adanya kesepakatan damai serta pencabutan laporan dari seluruh pelapor, proses hukum dalam perkara tersebut dinyatakan selesai melalui mekanisme perdamaian.
Polri pun mengapresiasi sikap para pihak yang memilih menyelesaikan persoalan melalui musyawarah demi menjaga hubungan baik dan situasi yang kondusif di masyarakat.
Kasus antara Nabilah O’Brien dan Zendhy Kusuma bermula dari insiden di restoran Bibi Kelinci milik Nabilah di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada September 2025.
Saat itu terjadi perselisihan antara pihak restoran dan Zendhy bersama istrinya terkait pesanan makanan yang dinilai terlalu lama disajikan. Situasi tersebut kemudian memicu keributan hingga berujung pada laporan dugaan pencurian oleh pihak restoran.
Persoalan semakin berkembang setelah rekaman CCTV kejadian tersebut beredar di media sosial. Zendhy kemudian melaporkan balik Nabilah ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik terkait penyebaran video tersebut. (*)
Artikel Asli




