Kronologi Istri Dimasukkan ke RSJ oleh Suami Usai Cekcok dan Minta Cerai, Mertua Ngamuk Sebut Putrinya Sehat

grid.id
11 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Viral seorang istri dimasukkan ke rumah sakit jiwa (RSJ) oleh suami usai cekcok dan minta cerai. Pihak mertua pun ikut ngamuk dan menyebut putrinya dalam keadaan sehat.

Seperti diketahui, baru-baru ini viral di media sosial seorang wanita diikat di atas sebuah kasur Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Video itu diunggah oleh akun @moodindo.news baru-baru ini.

Dalam video itu, ibu wanita tersebut marah dan menanyakan kenapa anaknya berada di RSJ. Ia bersikukuh putrinya dalam keadaan sehat.

Lantas bagaimana kronologi istri dimasukkan ke RSJ oleh suami usai cekcok dan minta cerai? Simak penjelasannya.

Kronologi Istri Dimasukkan ke RSJ oleh Suami

Viral berita istri dimasukkan ke RSJ oleh suami awalnya diunggah oleh akun @moodindo.news. Di video itu, tampak seorang wanita mamakai baju dan celana pink pendek diikat di atas sebuah kasur Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Ibu wanita itu tampak marah dan bertanya mengapa anaknya ada di RSJ. Tak hanya itu, ia juga merekam kondisi anaknya yang sedang dalam posisi diberikan pembatasan gerak atau restrain oleh pihak rumah sakit.

Sang ibu tak terima anaknya dirawat di RSJ. Ia menyebut putrinya tidak mengalami gangguan jiwa.

"Seorang ibu marah-marah karena anaknya yang sehat mentalnya dimasukkan ke dalam rumah sakit jiwa oleh menantunya yang menjadi suami korban," tulis keterangan unggahan akun tersebut, dikutip Jumat (6/3/2026).

Sang ibu juga menjelaskan bahwa anaknya sempat cekcok dan memiliki masalah rumah tangga dengan suaminya yang bermula dari permasalahan di kantor. Namun, cekcok itu diduga membuat sang wanita dimasukkan ke RSJ.

"Pelaku info ke mertuanya mau membawa istrinya yang sakit berobat ke rumah sakit bagus. Ternyata istrinya dibawa ke rumah sakit jiwa dengan keterangan palsu sudah satu bulan," tulis akun tersebut.

 

Melansir Kompas.com, publik juga menyoroti tangkapan layar yang beredar yang diklaim percakapan sang suami dengan keluarga. Dalam tangkapan layar itu, sang suami ingin memasukkan istrinya ke RSJSH selama 1 tahun.

Sang suami juga sempat menyinggung perihal dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut adalah rekan sekolahnya semasa SMA dahulu. Sang istri disebut sempat meminta bantuan kepada satpam rumah sakit dengan menulis surat di secarik kertas, meminta agar satpam tersebut menghubungi ibu dan keluarganya. Namun, satpam itu justru menyerahkan surat itu kepada sang suami dan berujung pada wanita tersebut dimasukkan ke dalam ruang perawatan RSJSH.

Pihak RS Buka Suara

Pihak Rumah Sakit Soeharto Heerdjan langsung buka suara usai berita itu viral. Pihak rumah sakit menjelaskan soal prosedur penanganan pasien yang terekam dalam video tersebut.

"Menanggapi beredarnya video yang memperlihatkan tindakan pengikatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Soeharto Heerdjan serta berbagai komentar yang muncul di masyarakat terutama di media sosial. Kami memahami bahwa hal tersebut dapat menimbulkan kekhawatiran dan pertanyaan," tulis keterangan resmi RS Soeharto Heerdjan dalam akun Instagram @rs_soehartoheerdjan, dikutip Jumat.

Pihak rumah sakit menyebut penanganan pasien itu sudah melalui proses pemeriksaan. Pihak RSJSH juga memastikan bahwa tindakan pengekangan itu telah mengikuti standar operasional prosedur dengan mengutamakan keselamatan pasien.

"Sebelum menentukan tindakan medis, tim tenaga kesehatan telah melakukan skrining dan assesmen terhadap kondisi pasien sesuai dengan prosedur pelayanan yang berlaku," ungkap pihak rumah sakit.

"Tindakan pengikatan pasien dalam pelayanan medis dikenal dengan istilah restrain, yaitu pembatasan gerak yang dilakukan untuk melindungi pasien maupun orang lain dari potensi tindakan yang dapat membahayakan, serta dilakukan tanpa menyakiti pasien. Pelaksanaan restrain dilakukan atas rekomendasi Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP), dalam hal ini dokter spesialis psikiatri, dengan mempertimbangkan kondisi medis pasien," sambungnya.

Meski begitu, pihak RS Soeharto Heerdjan mengaku memaklumi reaksi keras publik terhadap potongan video yang beredar luas tersebut. Mereka juga tak mengungkap soal hasil tes kejiwaan dari wanita dalam video tersebut.

"Kami memahami bahwa setiap tindakan medis yang terlihat di luar konteks dapat menimbulkan kekhawatiran. Oleh karena itu, Rumah Sakit Soeharto Heerdjan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang aman, manusiawi, dan profesional, serta mengutamakan keselamatan dan martabat pasien," tulis pihak rumah sakit.

Demikianlah kronologi istri dimasukkan ke RSJ oleh suami usai cekcok dan minta cerai hingga mertua ngamuk. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satgas Ungkap 1.872 KK Masih Tinggal di Tenda Pengungsian Pascabencana Sumatera
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Tutup Kepri Ramadan Fair 2026, Mendagri Tekankan Pentingnya Penguatan UMKM dan Potensi Pasar Halal
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Harapan Mudik Menipis, Nasib Pekerja Migran Jatim di Timur Tengah Kini di Tangan Pemerintah
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Nama-nama yang Bisa Mencatat Caps Pertama Bareng Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Dari Penggawa BRI Super League sampai Liga Belanda!
• 16 jam lalubola.com
thumb
Lubang di Jalan MT Haryono Muncul Lagi meski Baru Ditambal, Kualitas Tambalan Dikeluhkan
• 8 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.