Konglomerat TP Rachmat Lepas 42 Juta Saham ESSA, Kantongi Dana Segar Rp 32,9 M

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Konglomerat Theodore Permadi Rachmat atau T.P. Rachmat terpantau melepas sebagian kepemilikan sahamnya di PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA). Dari transaksi tersebut, pendiri Triputra Group itu diperkirakan meraup dana sekitar Rp 32,96 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi penjualan saham dilakukan dalam satu hari perdagangan pada 5 Maret 2026. Penjualan tersebut dilakukan melalui tujuh kali transaksi.

Pada transaksi pertama, Rachmat menjual 7.842.900 saham di harga Rp 765 per saham. Ia kemudian melepas 2.580.600 saham di harga Rp 775, sebanyak 2.564.100 saham di harga Rp 780, serta 5.194.800 saham di harga Rp 770 per saham.

Selanjutnya, ia kembali menjual 11.392.200 saham di harga Rp 790, sebanyak 2.473.900 saham di harga Rp 795, dan 10.190.700 saham di harga Rp 785 per saham.

Secara keseluruhan, Rachmat melepas sekitar 42,23 juta saham ESSA dalam satu hari. Jika dikalkulasikan dari seluruh transaksi tersebut, nilai penjualan mencapai sekitar Rp 32,96 miliar.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Rachmat di ESSA berkurang menjadi 1.182.110.356 saham atau setara 6,86%. Sebelumnya, ia memiliki 1.224.349.556 saham atau sekitar 7,11% dari total saham beredar.

“Tujuan investasi adalah divestasi,” tulis manajemen ESSA dalam keterbukaan informasi BEI yang dikutip pada Senin (9/3).

Laba ESSA Merosot 10% Sepanjang 2025

Emiten milik saudara dari Erick Thohir ini adalah ESSA. Seperti kinerja dua perusahaan Boy Thohir sebelumnya, ESSA laba bersih ESSA juga tercatat turun 10,82% secara tahunan menjadi US$ 40,29 juta dari US$ 45,18 juta.

Pendapatan perseroan dibukukan turun menjadi US$ 295,01 juta dari US$ 301,40 juta secara tahunan. Namun beban pokok pendapatan perseroan justru naik menjadi US$ 196,15 juta dari US$ 193,36 juta secara tahunan. 

Turunnya laba perseroan juga ditekan oleh naiknya beban umum dan administrasi menjadi US$ 27,73 juta dari US$ 25,60 juta secara yoy. Perseroan juga mencatatkan kerugian lain-lain sebesar US$ 47.54 ribu yang tahun sebelumnya pos tersebut mencatatkan keuntungan sebesar US$ 76,17 ribut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selamat! 383 Mahasiswa Terima Beasiswa UKT 1 Semester dari Ferry Irwandi
• 22 menit lalumedcom.id
thumb
Cak Imin Dorong Pemda Beri Fasilitas Strategis untuk UMKM
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Ini Alasan Mudik Pakai Sepeda Motor Tidak Dianjurkan
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal BRI Super League: Laga Genting Persib dan Dua Tim Papan Bawah
• 12 jam lalubola.com
thumb
BNI Tebar Dividen Rp13 Triliun, RUPST Juga Setujui Buyback Saham Rp905 Miliar
• 42 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.