FAJAR, JAKARTA — Era baru Tim Nasional Indonesia kembali dimulai. Kali ini, tongkat komando berada di tangan pelatih asal Kanada, John Herdman. Untuk memulai langkahnya, Herdman langsung memanggil 41 pemain ke dalam skuad sementara yang dipersiapkan menghadapi FIFA Series Maret 2026.
Jumlah itu tentu belum final. Dalam beberapa pekan ke depan, Herdman akan menyaring daftar tersebut hingga tersisa sekitar 25 hingga 30 pemain yang benar-benar akan mengisi skuad utama. Dari sinilah publik mulai mencoba membaca arah permainan sekaligus kerangka tim yang akan dibangun pelatih berusia 50 tahun tersebut.
FIFA Series menjadi panggung awal bagi Herdman untuk menguji racikan taktiknya. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis serta pemenang laga antara Kepulauan Solomon dan Bulgaria. Meski hanya laga uji coba internasional, dua pertandingan ini akan menjadi penanda awal wajah baru permainan Garuda.
Nama-nama yang sudah menjadi tulang punggung timnas sejak beberapa tahun terakhir tetap dipanggil. Kapten Jay Idzes masih menjadi figur sentral di lini belakang. Bersamanya, ada Kevin Diks, Calvin Verdonk, hingga Rizky Ridho yang selama ini konsisten tampil baik bersama klub masing-masing.
Namun daftar itu tidak hanya diisi pemain lama. Herdman juga membuka pintu bagi generasi yang lebih muda. Sejumlah pemain yang selama ini menonjol di tim kelompok umur turut mendapat kesempatan. Cahya Supriyadi, Fajar Fathurrahman, Doni Tri Pamungkas, hingga Jens Raven menjadi bagian dari upaya regenerasi yang mulai disiapkan sejak awal.
Beberapa nama yang sempat lama absen juga kembali masuk radar. Elkan Baggott dan Ezra Walian termasuk di antaranya. Kehadiran mereka memberi variasi tambahan dalam komposisi skuad yang kini semakin kompetitif.
Jika melihat karakter pemain yang dipanggil, formasi 3-4-3 tampaknya menjadi skema yang paling mungkin digunakan Herdman pada dua laga awal ini. Formasi tersebut memberi keseimbangan antara kekuatan bertahan dan agresivitas menyerang—sesuatu yang selama ini menjadi ciri permainan modern.
Di bawah mistar gawang, Emil Audero diprediksi akan menjadi pilihan utama. Kiper berdarah Lombok itu sedang menikmati performa yang cukup stabil bersama klubnya, Cremonese, di Serie A. Pengalamannya bermain di kompetisi papan atas Eropa memberi nilai tambah bagi lini pertahanan Indonesia.
Pada sektor belakang, tiga bek tengah kemungkinan ditempati oleh Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Justin Hubner. Kombinasi ini menawarkan keseimbangan antara pengalaman dan agresivitas. Idzes berperan sebagai pemimpin lini belakang, Ridho dikenal dengan ketenangan dalam membaca permainan, sementara Hubner memberi karakter keras dalam duel-duel bertahan.
Lini tengah menjadi sektor yang cukup menarik untuk diperhatikan. Absennya Thom Haye karena sanksi dari AFC membuat Herdman harus mencari alternatif lain untuk mendampingi Joey Pelupessy sebagai jangkar permainan.
Marc Klok dan Ivar Jenner menjadi dua kandidat kuat untuk mengisi posisi tersebut. Klok memiliki pengalaman panjang dan kemampuan distribusi bola yang rapi, sedangkan Jenner menawarkan mobilitas serta energi yang lebih dinamis di lini tengah.
Di sisi sayap, pilihan pemain cukup melimpah. Flank kiri bisa ditempati Calvin Verdonk, Dean James, atau Nathan Tjoe-A-On. Ketiganya memiliki kemampuan bermain sebagai bek sayap sekaligus membantu serangan. Sementara di sisi kanan, Kevin Diks dan Sandy Walsh menjadi dua opsi yang sama kuatnya.
Pada lini depan, Ole Romeny diperkirakan akan menjadi ujung tombak utama. Striker Oxford United itu memiliki kemampuan menahan bola serta membuka ruang bagi rekan setimnya. Di belakangnya, dua winger cepat diprediksi akan menjadi tumpuan serangan.
Victor Dethan dan Ragnar Oratmangoen muncul sebagai kombinasi yang cukup menjanjikan. Dethan dikenal memiliki kecepatan serta keberanian dalam duel satu lawan satu, sementara Oratmangoen memberi variasi lewat kemampuan dribel dan tembakan jarak jauhnya.
Dengan komposisi tersebut, prediksi formasi awal Timnas Indonesia di era John Herdman kemungkinan akan berbentuk: Emil Audero di bawah mistar; tiga bek tengah Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner; empat gelandang Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Marc Klok, dan Kevin Diks; serta tiga penyerang Victor Dethan, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.
Namun pada akhirnya, daftar ini masih sebatas proyeksi awal. Herdman masih memiliki waktu untuk mengamati performa para pemain sebelum menentukan komposisi final. Dua pertandingan FIFA Series nanti akan menjadi ujian pertama—bukan hanya bagi para pemain, tetapi juga bagi arah baru yang ingin dibangun dalam perjalanan Timnas Indonesia ke depan.
Formasi 3-4-3
Emil Audero; Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner; Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Marc Klok, Kevin Diks; Victor Dethan, Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen
Daftar Skuad Sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026:
Kiper
Emil Audero
Maarten Paes
Nadeo Argawinata
Cahya Supriadi
Ernando Ari Sutaryadi
Belakang
Jay Idzes
Kevin Diks
Dean James
Elkan Baggott
Justin Hubner
Nathan Tjoe-A-On
Dony Tri Pamungkas
Rizky Ridho
Sandy Walsh
Fajar Fathurrahman
Muhammad Ferarri
Yance Sayuri
Tengah
Baca Juga:
Prabowo Kacaukan Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Calvin Verdonk
Joey Pelupessy
Eliano Reijnders
Ivar Jenner
Jordi Amat
Marc Klok
Ricky Kambuaya
Witan Sulaeman
Egy Maulana Vikri
Tim Geypens
Arkhan Fikri
Ezra Walian
Victor Dethan
Depan
Miliano Jonathans
Ole Romeny
Ragnar Oratmangoen
Beckham Putra
Mauro Zijlstra
Ramadhan Sananta
Yakob Sayuri
Adrian Wibowo
Hokky Caraka
Jens Raven
Stefano Lilipaly





