JAKARTA, DISWAY.ID -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut jika banjir di Jakarta dapat surut dalam waktu kurang dari satu hari.
Pramono mengatakan, banjir yang merendam puluhan ruas jalan dan ratusan wilayah RT di Jakarta sekarang ini sudah seluruhnya surut.
Operasional transportasi umum di sejumlah titik yang sehari sebelumnya lumpuh akibat banjir, kini telah kembali normal.
BACA JUGA:Marak Anak Kecanduan Gadget, Pramono Dukung Pembatasan
BACA JUGA:Penyebab Gunung Sampah Bantargebang Longsor Diungkap Gubernur Pramono: Dipicu Hujan Ekstrem
"Seperti teman-teman lihat, yang kemarin curah hujannya tinggi sekali, hari ini nggak sampai satu hari semuanya sudah normal," kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Senin, 9 Maret 2026.
Pramono mengatakan, banjir di Jakarta akan selalu ada selama curah hujan tinggi dengan durasi yang cukup lama.
Kendati demikian Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah langkah penanggulangan.
Salah satunya dengan menyiagakan 1.200 pompa untuk menyedot genangan air di lokasi banjir.
BACA JUGA:Pramono Pastikan Pelayanan Publik di Jakarta Berjalan Normal Selama Libur Lebaran 2026
BACA JUGA:Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka untuk Pendatang Baru Pasca-Lebaran: Tak Ada Operasi Yustisi
"Banjir pasti ada ketika curah hujan tinggi, tetapi pemerintah Jakarta sudah mempersiapkan diri untuk menangani banjir itu," ujar Mas Pram sapaan akrabnya.
Pramono mengeklaim secara garis besar penangangan banjir di Jakarta lebih baik ketimbang daerah lainnya di Indonesia.
"Penanganan banjir di Jakarta (lebih baik) dibandingin tempat-tempat lain," ucapnya.
Diketahui, dampak hujan semalaman, sebanyak 148 RT dan 20 ruas jalan yang tersebar di sejumlah wilayah Jakarta terendam banjir pada Minggu, 8 Maret 2026.
- 1
- 2
- »





