Rencana pengadaan dua unit meja biliar senilai Rp 486,9 juta untuk fasilitas di rumah dinas pimpinan DPRD Sumsel menuai polemik di tengah efisiensi anggaran imbas pemotongan dana transfer ke daerah (TKD).
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengatakan DPRD merupakan lembaga yang memiliki fungsi budgeting. Pihaknya menghormati fungsi tersebut.
"Jadi kita hormati fungsi yang diberikan oleh negara kepada DPRD," katanya kepada wartawan di acara Yatim Fest di Palembang, Senin (9/3).
Menurutnya, DPRD memiliki kewenangan untuk mengusulkan maupun menilai berbagai usulan anggaran dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun unsur lainnya.
"Mereka dapat mengusulkan dan menilai usulan-usulan dari OPD lain dan unsur lain juga termasuk untuk menilai dan menganggarkan untuk kepentingan dari organisasi itu sendiri," ucapnya.
Saat ini, katanya, banyak hal yang sedang dibahas di DPRD, baik terkait pembangunan maupun urusan rumah tangga lembaga tersebut.
Dikutip dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), diketahui Sekretariat DPRD Sumsel mengalokasikan anggaran tersebut untuk dua unit meja biliar.
Masing-masing untuk rumah dinas Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, sebesar Rp 151 juta, dan rumah dinas Wakil Ketua III DPRD Sumsel, Ilyas Panji Alam, sebesar Rp 335,9 juta. Secara keseluruhan totalnya mencapai Rp 486,9 juta.
Ketua DPRD Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, mengatakan sudah meminta Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk memberikan klarifikasi terkait rencana pengadaan dua meja biliar tersebut.
"Untuk diketahui bersama semua itu masih tahap perencanaan, belum ada pembelian,” kata Andie kepada wartawan, Minggu (9/3).
Andie yang juga menjabat Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumsel ini menyebut meja biliar tersebut nantinya juga dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas alternatif bagi atlet biliar Sumsel untuk berlatih.
"Jadi selain di tempat latihan yang sudah ada, para atlet juga bisa memanfaatkan fasilitas tersebut," jelasnya.




