Ida Nurlela Apresiasi Kesiapan Pertamina Jaga Stok BBM Jelang Mudik Lebaran Namun Soroti Perbedaan Pernyataan dengan Menteri

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Anggota Komisi VI DPR RI Ida Nurlela mengapresiasi kesiapan PT Pertamina dalam menjaga ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) nasional menjelang arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri.

Apresiasi tersebut disampaikan Ida saat kunjungan kerja reses Komisi VI DPR RI ke PT Pertamina di Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 6 Maret 2026.

Dalam pertemuan tersebut pihak Pertamina memaparkan kondisi stok BBM nasional serta sistem distribusi ke berbagai daerah yang disebut berada dalam kondisi cukup dan aman untuk menghadapi lonjakan kebutuhan selama periode Lebaran.

"Dari penjelasan PT Pertamina tadi terungkap bahwa stok BBM dalam negeri termasuk pendistribusiannya ke berbagai daerah menjelang Mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri dalam kondisi cukup atau aman. Saya tentu mengapresiasi hal tersebut," ungkapnya.

Soroti Perbedaan Pernyataan Soal Stok BBM

Meski memberikan apresiasi, Ida menyoroti adanya perbedaan informasi antara paparan Direksi PT Pertamina dengan pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia terkait cadangan BBM nasional.

Sebelumnya Menteri ESDM menyampaikan bahwa cadangan stok BBM Indonesia hanya mampu bertahan sekitar 21 hari.

Ida menilai pernyataan tersebut bertolak belakang dengan penjelasan yang disampaikan pihak Pertamina dalam pertemuan bersama Komisi VI DPR RI.

Ia mengingatkan bahwa perbedaan informasi terkait stok energi berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Menurutnya, penyampaian informasi mengenai kondisi energi nasional harus dilakukan secara hati-hati agar tidak memicu kekhawatiran publik.

Ia menegaskan bahwa pernyataan mengenai stok BBM yang hanya bertahan sekitar 20 hingga 21 hari dapat memicu kepanikan masyarakat menjelang momentum mudik Lebaran.

"Pernyataan bahwa stok BBM hanya bertahan sekitar 20 atau 21 hari berpotensi menimbulkan panic buying di masyarakat. Padahal dari penjelasan Pertamina, cadangan dan distribusi BBM sudah disiapkan dengan baik alias aman," ungkapnya.

Penjelasan Cadangan BBM dan Operasi Kilang

Ida berharap pemerintah segera memberikan penjelasan yang jelas kepada masyarakat terkait kondisi cadangan BBM nasional.

Ia menilai kejelasan informasi tersebut penting untuk meredakan potensi keresahan publik menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran yang biasanya meningkatkan konsumsi BBM secara signifikan.

Dalam pertemuan dengan Pertamina dijelaskan bahwa angka cadangan BBM selama 21 hari hanya berlaku jika seluruh kilang di Indonesia berhenti beroperasi.

Faktanya, menurut penjelasan Pertamina, sejumlah kilang masih terus beroperasi dan memproduksi BBM sehingga cadangan dalam negeri tetap bertambah.

Ida menilai informasi tersebut seharusnya juga disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman.

"Tadi kan sempat dijelaskan bahwa pernyataan stok atau Cadangan BBM yang hanya 21 hari itu kalau kilang kita tidak berproduksi lagi. Kenyataannya, menurut mereka, banyak kilang PT Pertamina yang masih terus berproduksi dan akan menambang Cadangan BBM dalam negeri. Nah, penjelasan seperti ini harusnya juga disampaikan ke Masyarakat," ungkapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
FTUI Turut Berduka Vidi Aldiano Meninggal, Ungkap Ayah Vidi Mahasiswa Angkatan 1981
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Jalan Menuju Dieng Putus Akibat Longsor
• 11 jam laludetik.com
thumb
Gus Ipul dan Gubernur NTB Sinkronkan Pemutakhiran Data Tunggal & Sekolah Rakyat
• 17 menit lalukumparan.com
thumb
BPS Catat Harga Telur Ayam Ras Naik di 210 Daerah, Beberapa Wilayah Tembus Jauh di Atas Harga Acuan
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil Dorong Percepatan B50 dan E20
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.