Rama Indonesia Lanjutkan Proses Akuisisi Dua Putra (DPUM)

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Perseroan menyampaikan bahwa proses uji tuntas (due diligence) terhadap DPUM telah rampung dilakukan.

Rama Indonesia Lanjutkan Proses Akuisisi Dua Putra (DPUM) (Foto: dok DPUM)

IDXChannel - PT Rama Indonesia mengungkapkan perkembangan rencana pengambilalihan saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM).

Perseroan menyampaikan bahwa proses uji tuntas (due diligence) terhadap DPUM telah rampung dilakukan.

Baca Juga:
Begini Strategi Dua Putra (DPUM) Dongkrak Kinerja Bisnis

"Selanjutnya masih dalam tahap proses negosiasi mengenai syarat dan ketentuan terkait pengambilalihan dengan calon penjual," tulis Rama Indonesia dalam keterbukaan informasi, Senin (9/3/2026).

Adapun Rama Indonesia berencana mengakuisisi sebanyak 59,24 persen saham DPUM yang saat ini dimiliki oleh PT Pandawa Putra Investama.

Baca Juga:
Rama Indonesia Berencana Caplok 59 Persen Saham Dua Putra (DPUM)

Porsi saham tersebut mewakili mayoritas dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Dengan demikian, setelah transaksi rampung, PT Rama Indonesia akan menjadi pengendali baru DPUM.

Sebagai informasi, PT Rama Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyediaan dan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang berlokasi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca Juga:
Disuspensi Sejak Akhir 2025, Saham Dua Putra (DPUM) Beredar Kembali Awal Pekan 

Hingga pengumuman rencana ini disampaikan, Rama Indonesia tidak memiliki saham DPUM, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Seiring perubahan status pengendalian tersebut, Rama Indonesia juga akan melaksanakan penawaran tender wajib (mandatory tender offer) sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah proses pengambilalihan saham selesai.

Adapun komposisi pemegang saham DPUM saat ini terdiri atas PT Pandawa Putra Investama sebesar 59,24 persen, TTP Investment Ltd sebesar 13,06 persen, Anjani Investments Ltd sebesar 9,26 persen, serta masyarakat (publik) sebesar 28,15 persen.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dunia Multipolar: Era Baru Persaingan Tanpa Perang Terbuka
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Panglima Filipina Sebut Indonesia Sudah Beli Rudal Brahmos dari India
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Viral Foto Pernikahan Zendaya dan Tom Holland, Begini Fakta Sebenarnya
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kapal Feri Mudik Gratis Perdana Situbondo-Madura Angkut 331 Penumpang Untuk Rayakan Lebaran
• 47 menit lalunarasi.tv
thumb
MPSI Sebut Serangan KKB kepada Warga Sipil Pelanggaran Kemanusiaan Serius
• 6 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.