FAJAR, JAKARTA — Perubahan mulai terasa di tubuh Tim Nasional Indonesia. Sejak John Herdman resmi mengambil alih kursi pelatih pada awal 2026, arah baru tim perlahan mulai terlihat—terutama dari komposisi pemain yang dipanggil untuk menghadapi FIFA Series 2026.
Dalam daftar skuad sementara yang diumumkan pada Senin (9/3/2026) pagi WIB, Herdman memanggil 41 pemain. Daftar itu menghadirkan beberapa kejutan: ada pemain lama yang kembali dipercaya, ada pula wajah-wajah baru yang akhirnya mendapat kesempatan naik ke level senior.
Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah winger muda PSM Makassar, Victor Dethan.
Di saat kiper PSM Reza Arya Pratama harus rela namanya terdepak dari daftar penjaga gawang, klub berjuluk Juku Eja itu tetap memiliki wakil melalui Dethan. Bagi pemain muda tersebut, panggilan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya.
Selama beberapa tahun terakhir, Victor Dethan memang lebih dikenal sebagai bagian dari Timnas Indonesia kelompok umur. Ia beberapa kali tampil bersama tim U-23 dan menjadi salah satu pemain muda yang cukup menonjol di sektor sayap.
Kini, kesempatan yang lebih besar akhirnya datang.
Momentum di Era Baru
FIFA Series 2026 menjadi panggung pertama bagi John Herdman sejak resmi menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari lalu. Turnamen ini sekaligus menjadi kesempatan bagi sang pelatih untuk menguji berbagai kombinasi pemain sebelum menghadapi agenda internasional yang lebih besar.
Sebagai salah satu tuan rumah, Indonesia akan menghadapi beberapa tim dari konfederasi berbeda. Laga pertama akan mempertemukan Garuda dengan Saint Kitts and Nevis.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat, 27 Maret 2026. Pemenangnya akan melangkah ke partai final yang digelar pada 30 Maret di stadion yang sama.
Bagi pemain seperti Victor Dethan, turnamen ini bukan sekadar pertandingan persahabatan. Ia menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.
Persaingan di Lini Tengah dan Sayap
Meski dikenal sebagai winger, posisi yang akan dimainkan Dethan di timnas tidak sepenuhnya pasti. Dalam struktur skuad yang dibangun Herdman, beberapa pemain memiliki fleksibilitas untuk bermain di lebih dari satu posisi.
Artinya, Dethan harus bersaing dengan sejumlah nama besar di lini tengah dan sektor sayap.
Di sana sudah ada pemain-pemain berpengalaman seperti Joey Pelupessy dan Eliano Reijnders. Selain itu, nama-nama lain seperti Marc Klok, Ricky Kambuaya, hingga Witan Sulaeman juga menjadi bagian dari komposisi yang cukup padat.
Persaingan tersebut tentu tidak mudah bagi pemain muda. Namun bagi Dethan, situasi ini justru bisa menjadi panggung untuk menunjukkan kualitasnya.
Kecepatan, kelincahan, serta keberaniannya dalam duel satu lawan satu menjadi modal utama yang selama ini membuatnya menonjol bersama PSM Makassar.
Kembalinya Nama Lama
Selain munculnya wajah baru seperti Victor Dethan, daftar skuad ini juga menandai kembalinya beberapa pemain yang sempat lama absen.
Salah satunya adalah Elkan Baggott. Bek jangkung tersebut akhirnya kembali memperkuat tim nasional setelah terakhir kali tampil pada Piala Asia 2023 di Qatar.
Nama lain yang cukup mengejutkan adalah Ezra Walian. Penampilan impresifnya bersama Persik Kediri di Super League musim 2025–2026 tampaknya berhasil meyakinkan staf pelatih untuk memberinya kesempatan kembali mengenakan seragam Merah Putih.
Kombinasi pemain lama dan wajah baru inilah yang tampaknya ingin dibangun oleh Herdman pada tahap awal kepelatihannya.
Membuktikan Diri
Bagi Victor Dethan, panggilan ini bukanlah garis akhir. Justru sebaliknya, ini adalah titik awal dari perjalanan yang lebih berat.
Dari 41 pemain yang dipanggil, nantinya hanya sekitar 25 hingga 30 nama yang akan masuk ke dalam skuad final untuk FIFA Series 2026.
Artinya, setiap sesi latihan dan setiap kesempatan bermain akan menjadi ajang seleksi yang menentukan.
Di tengah persaingan dengan pemain-pemain berpengalaman seperti Joey Pelupessy dan Eliano Reijnders, Dethan harus menunjukkan bahwa dirinya layak mendapat tempat.
Jika mampu memanfaatkan momentum ini, winger muda PSM Makassar tersebut bukan tidak mungkin akan menjadi salah satu kejutan baru dalam skuad Timnas Indonesia di era John Herdman.





