Epstein Files: Donald Trump Perkosa Anak di Bawah Umur

suara.com
6 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Anggota Kongres Ted Lieu menyebut nama Donald Trump muncul ribuan kali dalam berkas Epstein, termasuk tuduhan spesifik pemerkosaan anak.
  • Lieu mengkritik keras Wakil Jaksa Agung Todd Blanche karena salah menafsirkan hukum perdagangan seks federal terkait pesta Epstein.
  • Lieu menuntut pengunduran diri Blanche akibat kegagalan menyensor foto korban dan dugaan perlakuan khusus terhadap Ghislaine Maxwell.

Suara.com - Anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Ted Lieu, mengungkap nama Presiden Donald Trump banyak muncul dalam Epstein files. Salah satunya adalah Trump memperkosa anak di bawah umur.

Pernyataan Ted lieu itu merupakan lanjutan gelombang guncangan politik AS, menyusul perilisan dokumen terbaru terkait jaringan perdagangan seks anak di bawah umur mendiang Jeffrey Epstein.

Dikutip dari Ibtimes.co.uk, Senin (9/3/2026), Lieu mengungkapkan bahwa nama Donald Trump muncul dalam berkas-berkas tersebut sebanyak "ribuan kali".

Namun, yang jauh lebih mengkhawatirkan adalah substansi dari catatan tersebut yang mencakup tuduhan spesifik mengenai pemerkosaan dan ancaman pembunuhan terhadap anak-anak di bawah umur.

Berbicara di hadapan para jurnalis, Ted Lieu menepis upaya kubu Partai Republik yang belakangan ini gencar menyoroti keterkaitan Bill dan Hillary Clinton dengan Epstein.

Menurut Lieu, fokus terhadap keluarga Clinton hanyalah distraksi politik yang dirancang untuk mengalihkan perhatian publik dari besarnya materi yang melibatkan Donald Trump dalam arsip tersebut.

"Dalam berkas-berkas tersebut, terdapat tuduhan yang sangat mengganggu tentang Donald Trump yang memerkosa anak-anak, tentang Donald Trump yang mengancam akan membunuh anak-anak," tegas Lieu dengan nada bicara yang serius.

Lieu mendesak awak media untuk melakukan investigasi mendalam terhadap klaim-klaim spesifik ini, ketimbang membiarkan informasi tersebut terkubur di bawah tumpukan data masif yang sedang dirilis ke publik.

Perseteruan Sengit dengan Departemen Kehakiman

Baca Juga: Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya

Selain menyerang Trump, Lieu juga melayangkan kritik keras terhadap Wakil Jaksa Agung, Todd Blanche.

Perselisihan ini berpusat pada interpretasi undang-undang perdagangan seks federal. Sebelumnya, Blanche dilaporkan menyatakan bahwa menghadiri pesta yang diselenggarakan oleh Jeffrey Epstein, pada dasarnya, bukanlah sebuah tindak pidana.

Lieu, yang memiliki latar belakang sebagai jaksa di Angkatan Udara AS, membantah keras penafsiran hukum tersebut. Ia menilai argumen Blanche cacat secara hukum.

"Wakil Jaksa Agung (Blanche) baru saja salah dalam memahami hukum," kata Lieu.

Ia menjelaskan, hukum federal mengkriminalisasi tindakan "menggurui" atau menjadi pelanggan (patronizing) di sebuah tempat atau kegiatan perdagangan seks.

"Jika Jeffrey Epstein melakukan perdagangan manusia terhadap anak di bawah umur untuk pesta seks ini dan Anda datang serta mendukung (menjadi pelanggan) perusahaan di pesta tersebut, ya, Anda bersalah," tegas Lieu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS-Israel Gempur Iran usai Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Duka di Bantargebang: Korban Tewas Longsor Sampah Jadi 6 Orang
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Klasemen Liga Italia Hari Ini, Senin 9 Maret 2026: AC Milan Jaga Asa Scudetto usai Permalukkan Inter di Laga Derbi
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenhaj Kawal Pemulangan Jemaah Umrah yang Tertahan di Arab Saudi
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Komandan KKB Philip Kobak Ditangkap, Terlibat Bacok Warga hingga Bakar Sekolah
• 18 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.