Penulis: Hakim
TVRINews, Kabupaten Tanah Bumbu
Gelombang pemudik mulai memadati Pelabuhan Samudera Batulicin meski puncak arus mudik baru diprediksi terjadi pekan depan. Antusiasme warga yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman terlihat dari lonjakan penumpang KM Lauser tujuan Surabaya yang mencapai 1.100 orang, melampaui kapasitas normal kapal namun tetap dalam batas aman dispensasi pelayaran, Senin, 9 Maret 2026.
Jumlah penumpang yang berangkat tercatat sudah melebihi kapasitas reguler kapal yang sebanyak 1.000 orang. Kendati demikian, otoritas terkait memastikan bahwa angka tersebut masih berada dalam batas toleransi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
“Antusiasme penumpang kapal laut rute Batulicin-Surabaya mengalami peningkatan signifikan mencapai 1.100 orang. Meskipun melebihi kapasitas reguler, pihak pengelola tetap mengutamakan keselamatan dengan menyesuaikan jumlah alat keselamatan,” jelas Anita.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang warga di ruang tunggu terminal untuk menjalani proses boarding pass dan pemeriksaan bagasi. Banyak di antaranya yang mengaku sengaja berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan ekstrem yang biasanya terjadi saat mendekati hari raya.
Salah seorang pemudik asal Kalimantan Timur, Samsudin, mengungkapkan alasannya memilih jalur Batulicin demi efisiensi perjalanan dari Samarinda menuju Pulau Jawa.
“Saya dari Kaltim, memang pilih lewat Batulicin karena kalau lewat Banjarmasin itu jauh sekali, apalagi kalau dari Samarinda. Untuk tiket non-seat ini, saya sudah pesan dari agen sejak sebulan yang lalu,” ungkap Samsudin.
Guna mengantisipasi terus meningkatnya permintaan tiket pada musim mudik tahun ini, PT Pelni telah menyiapkan penambahan jadwal keberangkatan. Kapal dengan rute Batulicin–Surabaya dijadwalkan akan kembali beroperasi melayani para pemudik pada tanggal 16 dan 18 Maret mendatang.
Editor: Redaktur TVRINews





