Mediaapakabar.com - Dalam rangka memperingati International Women’s Day, Komunitas Indoindians bersama Kedutaan Besar India di Jakarta menyelenggarakan Indoindians Extraordinary Women Awards 2026 di Auditorium Kedutaan Besar India, Gama Tower, Jakarta. Acara ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada perempuan yang telah menciptakan dampak nyata dalam masyarakat melalui kepemimpinan, inovasi, dan pengabdian di berbagai bidang.
Acara ini dihadiri oleh para diplomat, pemimpin komunitas, pelaku profesional, serta tokoh masyarakat Indonesia dan India. Selain seremoni penghargaan, acara ini juga menampilkan pertunjukan budaya serta pameran seni perempuan bertajuk Her World – Strength, Spirit & Stories.
Mengangkat Dampak, Bukan Sekadar Prestasi
Founder IndoIndians, Poonam Sagar, mengungkapkan bahwa penghargaan ini bertujuan untuk menyoroti perempuan yang membawa perubahan nyata di komunitas mereka. “Banyak perempuan luar biasa dalam komunitas kita yang diam-diam mengubah kehidupan orang lain, namun kontribusi mereka sering kali tidak terlihat di luar lingkaran terdekat mereka,” ujarnya.
Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya merayakan pencapaian individu, tetapi juga dampak yang dihasilkan. “Penghargaan ini bukan hanya tentang kesuksesan, tetapi tentang dampak. Tentang perempuan yang melampaui ambisi pribadi untuk mengangkat orang lain, memperkuat komunitas, dan menciptakan perubahan yang berkelanjutan,” kata Poonam.
Tantangan Perempuan Masih Nyata
Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, dalam pidato utamanya menyoroti bahwa perempuan di berbagai negara masih menghadapi tantangan sosial yang besar. “Saya percaya setiap perempuan itu luar biasa. Kita mungkin memberikan penghargaan kepada beberapa orang hari ini, tetapi pada kenyataannya setiap perempuan setiap hari berjuang melawan norma sosial, patriarki, dan berbagai ketidakadilan yang masih ada,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa penghargaan ini menyoroti perempuan yang memberikan dampak bagi masyarakat. “Yang terpenting bukan siapa mereka atau posisi mereka, tetapi apakah mereka memberikan dampak bagi orang lain. Banyak perempuan yang mungkin sederhana secara ekonomi, tetapi dampaknya bagi komunitas jauh lebih besar,” katanya.
Kepemimpinan Perempuan untuk Masa Depan
Head of UN Women Indonesia dan Liaison to ASEAN, Ulziisuren Jamsran, menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan global. “Selama lebih dari satu abad sejak International Women’s Day diperingati, perempuan telah membuat terobosan dalam politik, ekonomi, dan kehidupan sosial,” ujarnya.
Namun menurutnya, perjuangan menuju kesetaraan gender masih terus berlanjut. “Investasi dalam kepemimpinan perempuan adalah kunci untuk menghadapi tantangan global, mulai dari tekanan ekonomi hingga perubahan iklim,” kata Ulziisuren.
Lima Perempuan Inspiratif
Pada tahun ini, penghargaan diberikan kepada lima perempuan yang dinilai memberikan kontribusi nyata di bidangnya:
Ade Damayanti, aktivis pemberdayaan komunitas, berbagi pengalaman bekerja di wilayah terpencil Indonesia.
Aruna Harjani, penulis dan penggerak komunitas, menyoroti pentingnya solidaritas antar perempuan.
Cicin Winedar, di sektor korporasi, mendapat penghargaan atas upayanya mendorong kepemimpinan inklusif di tempat kerja.
Nendra Yelena Sarina, diakui atas kontribusinya dalam pemberdayaan UMKM di Indonesia.
Dr. Varkha Lachman, menerima penghargaan atas dedikasinya dalam pelayanan medis selama lebih dari tiga dekade.
Lifetime Achievement untuk Dinny Yusuf
Selain penghargaan utama, Lifetime Achievement Award diberikan kepada Dinny Yusuf atas dedikasinyanya memberdayakan perempuan pengrajin serta melestarikan tekstil tradisional Indonesia. “Ketika kami memulai perjalanan ini, kami tidak pernah membayangkan akan sampai pada momen seperti ini,” katanya.
Seni Perempuan dalam “Her World”
Selain seremoni penghargaan, acara ini juga menampilkan pameran seni Her World – Strength, Spirit & Stories yang dikurasi oleh Vinita Parambi. Pameran tersebut menampilkan karya dari sejumlah seniman perempuan, termasuk Aparna R Rajan, Chanchal Sandhu, Krati Mathur, dan lainnya.
Menurut Vinita, seni menjadi medium bagi perempuan untuk menyampaikan pengalaman hidup dan perspektif mereka. “Ketika perempuan menceritakan kisah mereka melalui seni, mereka mengeksplorasi emosi, pengalaman, ketahanan, dan pencapaian mereka,” ujarnya.
Memperkuat Hubungan Indonesia–India
Melalui penghargaan ini, diharapkan semakin banyak perempuan yang terinspirasi untuk berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif. Di sisi lain, kegiatan ini juga memperkuat hubungan masyarakat antara Indonesia dan India melalui kolaborasi di bidang budaya, komunitas, dan pemberdayaan perempuan.
Interaksi antara komunitas kedua negara dalam forum seperti ini dinilai membuka ruang kerja sama yang lebih luas, sekaligus memperkuat hubungan people-to-people antara Indonesia dan India yang selama ini menjadi salah satu fondasi penting dalam kemitraan kedua negara.
Press Release ini juga tayang di VRITIMES




