VIVA – Bulan Ramadan menjadi momen bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. Agar tubuh tetap bugar selama berpuasa, memilih makanan yang tepat saat sahur menjadi hal yang sangat penting.
Sahur bukan sekadar makan sebelum waktu Subuh, tetapi juga menjadi sumber energi utama yang akan digunakan tubuh sepanjang hari. Scroll untuk info lebih lanjut...
Salah satu makanan yang sering dianjurkan untuk dikonsumsi saat sahur adalah kurma. Buah yang identik dengan Ramadan ini tidak hanya memiliki rasa manis alami, tetapi juga kaya nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.
Kandungan gula alami, serat, vitamin, serta mineral di dalam kurma membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk membantu menjaga stamina selama menjalani puasa.
Berikut beberapa manfaat makan kurma saat sahur yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dirangkum Viva pada Senin, 9 Maret 2026.
1. Menjadi sumber energi alami
Kurma mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang dapat memberikan energi dengan cepat. Kandungan karbohidrat alami ini membantu tubuh mendapatkan tenaga yang cukup untuk memulai aktivitas setelah sahur.
Selain memberikan energi cepat, kombinasi gula alami dan serat dalam kurma juga membantu tubuh melepaskan energi secara bertahap. Hal ini membuat energi dapat bertahan lebih lama sehingga Anda tidak mudah merasa lemas saat berpuasa.
2. Membantu kenyang lebih lama
Kurma merupakan sumber serat yang cukup tinggi. Serat berperan penting dalam memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang dapat bertahan lebih lama.
Mengonsumsi kurma saat sahur dapat membantu mengurangi rasa lapar di siang hari. Dengan rasa kenyang yang lebih stabil, Anda bisa menjalani puasa dengan lebih nyaman tanpa sering merasa lapar sebelum waktu berbuka.
3. Menjaga kesehatan pencernaan
Perubahan pola makan selama Ramadan terkadang membuat sebagian orang mengalami gangguan pencernaan seperti sembelit. Kandungan serat dalam kurma dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan melancarkan proses buang air besar.
Serat juga berperan dalam menjaga keseimbangan bakteri baik di usus sehingga sistem pencernaan tetap bekerja dengan optimal selama menjalani puasa.





