Bisnis.com, JAKARTA — Emiten Grup Triputra, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC) menyiapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) hingga Rp20 miliar untuk ekspansi dealer mobil bekas pada tahun ini.
Presiden Direktur ASLC Jany Candra mengatakan, hingga akhir 2025 Caroline.id telah mengoperasikan 18 cabang. Perseroan juga telah menyiapkan rencana ekspansi pada 2026 dengan target pembukaan sekitar dua hingga tiga cabang baru.
Lebih lanjut dia mengatakan, rencana tersebut merupakan kelanjutan dari sejumlah pembukaan cabang dealer yang belum terealisasi sepanjang 2025.
"Dengan rencana tersebut, total capex untuk tahun 2026 diperkirakan berada di kisaran Rp15 miliar hingga Rp20 miliar," ujar Jany kepada Bisnis, dikutip Senin (9/3/2026).
Adapun, Jany mengatakan capaian kinerja perseroan sepanjang 2025 masih dalam proses audit dan akan diumumkan melalui keterbukaan informasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai gambaran, hingga kuartal III/2025 Caroline.id mencatat penjualan sekitar 3.000 unit mobil bekas atau tumbuh 26% secara tahunan (year-on-year/YoY). Perseroan memperkirakan tren tersebut dapat bertahan hingga akhir 2025.
Baca Juga
- Strategi Autopedia (ASLC) Pacu Penjualan Mobil Bekas Jelang Mudik Lebaran 2026
- Autopedia (ASLC) Milik TP Rachmat Pacu Penjualan Mobil Bekas pada 2026
- Autopedia (ASLC) Milik TP Rachmat Ungkap Jurus Genjot Bisnis Mobil Bekas
Menurutnya, ASLC memandang prospek pasar mobil bekas pada 2026 secara optimistis namun tetap terukur, seiring dengan kondisi pasar yang menunjukkan sinyal positif sejak awal tahun.
"Meski demikian, ASLC tetap menerapkan pendekatan yang hati-hati dan berbasis data, mengingat dinamika global maupun domestik yang masih dapat memengaruhi daya beli masyarakat," jelasnya.
Di sisi lain, perseroan memperkirakan permintaan mobil bekas akan meningkat menjelang Lebaran 2026, didorong kebutuhan kendaraan untuk perjalanan mudik. Segmen yang paling diminati konsumen umumnya berasal dari MPV 7-seater.
"Dari sisi model, permintaan didominasi oleh unit-unit yang juga populer di pasar mobil baru, seperti Toyota dan Daihatsu," pungkasnya.





