jpnn.com, JAKARTA - Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) terus memberi kontribusi nyata tahun ke tahun bagi masyarakat di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Maskapai dengan jaringan internasional yang melayani penerbangan lebih dari 120 kota di 46 negara di dunia ini menjadi penghubung masyarakat Asia untuk bisa berkeliling lewat jalur udara dengan nyaman dan aman.
BACA JUGA: Gandeng Singapore Airlines, Tokoplas Meluncurkan Program Loyalitas
Di Asia Tenggara, maskapai dengan hub utama di Bandara Changi Singapura ini melayani penerbangan dari dan menuju Jakarta, Surabaya, Denpasar-Bali, Yogyakarta, Medan, Bangkok, Phuket, Kuala Lumpur, Penang, Manila, Cebu, Hanoi, Ho Chi Minh City, Pnom Penh, Siem Reap, Yangon, dan Bandar Seri Begawan.
Kehadiran Singapore Airlines memberikan sejumlah manfaat dan kontribusi penting untuk Indonesia di bidang ekonomi, pariwisata, dan konektivitas internasional. Singapore Airlines menghubungkan kota-kota di Indonesia dengan negara-negara di dunia melalui hub utamanya di Singapore Changi Airport.
BACA JUGA: Gandeng Singapore Airlines, Showroom Mobil Mewah Ini Tawarkan Program Unik
Salah satu rute penerbangan tersibuk Singapore Airlines ialah dari Jakarta menuju Singapore maupun sebaliknya. Kegiatan ekonomi dan bisnis kedua negara yang berpusat di Jakarta dan Singapura menjadi alasan Singapore Airlines memberikan jadwal jam terbang terbanyak untuk menuju ibu kota Indonesia tersebut.
Dilansir dari Mainly Miles, Singapore Airlines menambah jadwal menjadi 9 kali penerbangan per hari dengan tujuan Bandara Soekarno-Hatta Airport Jakarta pada Mei 2025 lalu. Oleh karena itu, jumlah penerbangan Singapore Airlines dari Singapura ke Jakarta dalam satu minggu mencapai 63 flights dan kurang lebih 3.285 flights per tahun.
BACA JUGA: Penukaran Poin Styles Mendapatkan Double Singapore Airlines KrisFlyer Miles
Kehadiran Singapore Airlines untuk membantu perkembangan sektor pariwisata Indonesia juga ditunjukkan dengan jumlah penerbangan maskapai tersebut ke wilayah-wilayah tujuan turis seperti Bali, Surabaya dan Medan.
Rute penerbangan Singapore Airlines dari Singapura menuju Bandara Ngurah Rai merupakan yang tersibuk kedua setelah Jakarta.
Singapore Airlines mengoperasikan 4-5 penerbangan menuju Bali yang membawa penumpang transit internasional dari Eropa, Amerika maupun Australia menuju Bali. Kebanyakan penumpang ialah wisatawan mancanegara yang ingin berlibur di Pulau Dewata.
Selanjutnya diikuti rute penerbangan sebanyak 3 kali per hari dari Singapura menuju Bandara Juanda, Surabaya. Lalu, 2 kali penerbangan dari Singapura menuju Medan. Sementara satu penerbangan menuju Yogyakarta dioperasikan oleh anak usaha Singapore Airlines, Scoot.
Masyarakat Indonesia pun terbantu dengan kehadiran Singapore Airlines untuk konektivitas menuju penerbangan internasional di berbagai belahan dunia lainnya.
Setelah transit di Changi, penumpang asal Indonesia melanjutkan perjalanan penerbangan menuju negara lain. Paling banyak menuju Jepang dan Inggris yang merupakan bagian dari rute terbang Singapore Airlines.
Buka Penerbangan Langsung ke Riyadh
Masyarakat Indonesia yang ingin melakukan perjalanan ziarah ke Arab Saudi kini juga bisa merasakan manfaat rute baru yang akan dibuka Singapore Airlines menuju Riyadh.
Singapore Airlines berencana membuka rute penerbangan langsung dari Singapura ke Riyadh sebanyak 4 kali seminggu mulai Juni 2026.
Penerbangan menuju Riyadh akan menggunakan pesawat Airbus A350-900, jarak menengah dengan melayani total 303 kursi penumpang. Penerbangan dari Singapura menuju Riyadh akan melayani dua kabin yaitu 40 kursi business class dan 263 economy class.
Menurut Chief Commercial Officer Singapore Airlines, Lee Hik Hsin, beroperasinya SIA ke Riyadh sejalan dengan pesatnya pertumbuhan bisnis dan pembangunan di kota tersebut.
“Riyadh merupakan salah satu kota paling dinamis di Timur Tengah. Selain menambah destinasi baru, layanan ini juga membuka peluang kerja sama bagi dengan para mitra dalam menghadirkan lebih banyak pilihan perjalanan di kawasan tersebut bagi pelanggan,” tutur Hik Hsin dalam keterangan pers pada media massa.
Jadwal penerbangan pesawat SQ498 bergantung pada persetujuan regulator setempat. Singapore Airlines menjadwalkan penerbangan dari Singapura menuju Riyadh setiap Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu pukul 18.20 waktu setempat. Sementara penerbangan kembali, SQ499, akan berangkat dari Riyadh menuju Singapura pada hari yang sama pukul 23.00 waktu setempat.
Penerbangan menuju Riyadh ini menjadi destinasi kedua bagi SIA Group di Arab Saudi. Sebelumnya sudah ada layanan penerbangan anak usaha SIA, Scoot yang saat ini melayani rute ke Jeddah sebanyak 4 kali seminggu.
Sebagai ibu kota Arab Saudi, Riyadh merupakan pusat pemerintahan dan keuangan negara. Pendatang bisa mengunjungi berbagai situs bersejarah seperti Diriyah dan Masmak Fortress, serta menikmati museum kelas dunia, hotel mewah, dan beragam pilihan belanja serta kuliner.
Tiket penerbangan SIA rute Singapura–Riyadh mulai dijual secara bertahap pada 3 Februari 2026 melalui berbagai saluran penjualan resmi Singapore Airlines. Dibukanya layanan penerbangan menuju Riyadh ini bisa menjadi peluang bagi masyarakat Indonesia yang ingin melakukan perjalanan umrah secara mandiri atau sekadar untuk berziarah rohani. (flo/jpnn)
Redaktur & Reporter : Natalia




